Harga minyak mentah WTI menguat di atas USD 97 per barel pada perdagangan Selasa (28/04), melanjutkan kenaikan dari sesi sebelumnya seiring meningkatnya harapan pasar terhadap peluang tercapainya gencatan senjata. Sentimen positif ini muncul setelah Iran mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat yang membuka kemungkinan meredanya konflik serta kembalinya aktivitas di Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi global.
Melalui perantara Pakistan, Teheran mengisyaratkan kesiapan menghentikan permusuhan dengan sejumlah syarat, termasuk pencabutan blokade laut oleh Washington dan kesepakatan baru terkait jalur pelayaran. Selain itu, Iran juga meminta jaminan agar tidak terjadi aksi militer lanjutan. Meski demikian, pihak Amerika Serikat masih meragukan proposal tersebut dan diperkirakan akan mengajukan respons dalam waktu dekat, sementara isu program nuklir tetap menjadi hambatan utama dalam negosiasi.
Konflik yang telah berlangsung selama sembilan minggu ini terus mendorong lonjakan harga energi dan mengganggu pasokan di berbagai pasar utama. Badan Energi Internasional memperingatkan adanya potensi guncangan pasokan yang belum pernah terjadi sebelumnya, di tengah meningkatnya risiko perlambatan permintaan global. Kombinasi faktor ini membuat pergerakan harga minyak tetap sensitif terhadap perkembangan geopolitik dan kebijakan internasional.
OPINI ANALIS TRAZE

Analisa teknikal USOIL pada timeframe 30 menit menunjukkan harga sedang berada dalam fase konsolidasi setelah membentuk struktur kenaikan jangka pendek. Terlihat adanya pola higher low yang menandakan minat beli masih bertahan, meskipun harga sempat tertahan di area resistance sekitar 95.840. Zona ini menjadi kunci arah berikutnya, terutama karena berdekatan dengan level Fibonacci 0% yang sering berfungsi sebagai titik reaksi pasar.
Selama harga mampu bertahan di atas area golden ratio di kisaran 93.990, peluang kenaikan masih terbuka dengan target menuju 96.650 sebagai resistance berikutnya. Namun, jika terjadi penembusan ke bawah level tersebut, tekanan jual berpotensi meningkat dengan target penurunan ke area 92.850 sebagai support utama. Dengan kondisi ini, pelaku pasar cenderung menunggu konfirmasi breakout untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.