Harga perak melemah sekitar 1,5% ke level $74,40 per troy ounce pada sesi Asia hari Selasa (28/04). Tekanan terhadap logam mulia ini dipicu meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang memunculkan kekhawatiran lonjakan inflasi berbasis energi. Kondisi tersebut mendorong ekspektasi bahwa bank sentral global akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama, sehingga mengurangi daya tarik aset non-yield seperti perak.
Di sisi lain, pelaku pasar mulai mempertimbangkan peluang meredanya konflik setelah muncul sinyal proposal baru dari Iran kepada Amerika Serikat. Melalui jalur diplomatik, Teheran disebut membuka kemungkinan penghentian konflik jika Washington melonggarkan blokade laut dan memberikan jaminan keamanan. Meski begitu, respons dari pihak Amerika belum menunjukkan kesepakatan, sehingga ketidakpastian geopolitik masih membayangi pergerakan harga.
Fokus investor kini beralih ke keputusan penting dari bank sentral utama dunia. Federal Reserve diperkirakan menahan suku bunga di kisaran 3,50% – 3,75%, menandai kebijakan stabil berkelanjutan. Sementara itu, Bank of Japan dan European Central Bank juga diprediksi tidak mengubah tingkat suku bunga masing-masing. Kombinasi faktor geopolitik dan arah kebijakan moneter ini menjadi penentu utama pergerakan harga perak dalam jangka pendek.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAG/USD pada timeframe 1 jam menunjukkan tekanan bearish setelah harga gagal mempertahankan kenaikan di area resistance kuat sekitar 76.15. Terlihat terbentuknya pola rejection di zona supply yang diperkuat oleh garis tren menurun, menandakan dominasi seller masih tinggi. Break of structure (BOS) ke bawah menjadi sinyal lanjutan bahwa momentum turun mulai menguat, terutama setelah harga menembus area support minor dan bergerak kembali ke dalam range sebelumnya.
Secara teknikal, potensi penurunan masih terbuka dengan target terdekat di sekitar 73.55 sebagai support berikutnya, bahkan berlanjut ke area 72.84 jika tekanan jual meningkat. Sementara itu, skenario bullish baru akan valid jika harga mampu kembali menembus dan bertahan di atas 75.13 hingga 76.15. Selama berada di bawah zona tersebut, bias pasar cenderung bearish dengan peluang koreksi kecil sebelum melanjutkan penurunan.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.