Harga emas bergerak stabil di kisaran USD 4.700 per ounce pada Selasa (28/04), mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar di tengah perkembangan geopolitik terbaru. Perhatian utama tertuju pada upaya diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi meredakan ketegangan. Konflik ini sebelumnya memicu gangguan pasokan energi global serta mendorong lonjakan kekhawatiran terhadap inflasi.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Teheran mengajukan proposal baru melalui mediator dari Pakistan. Dalam tawaran tersebut, Iran bersedia membuka kembali Selat Hormuz dengan syarat pencabutan blokade oleh Amerika Serikat, sementara pembahasan program nuklir ditunda. Namun, pihak Washington masih bersikap hati-hati dan diperkirakan akan mengajukan penawaran balasan dalam waktu dekat, mengingat isu nuklir tetap menjadi hambatan utama dalam negosiasi.
Di sisi lain, investor juga menantikan keputusan kebijakan dari bank sentral utama dunia pekan ini. Kenaikan harga energi akibat konflik Timur Tengah memperkuat tekanan inflasi, sehingga meningkatkan ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi lebih lama atau bahkan kembali dinaikkan. Kondisi ini memberikan tekanan pada emas, yang tidak memberikan imbal hasil, meskipun tetap menjadi aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.
OPINI ANALIS TRAZE

Analisa teknikal XAUUSD pada timeframe 1 jam menunjukkan harga sedang bergerak dalam fase koreksi setelah gagal menembus area resistance kuat di sekitar 4.701. Penolakan di zona tersebut mengindikasikan adanya tekanan jual yang signifikan, diperkuat dengan terbentuknya struktur lower high. Area 61,8% Fibonacci di kisaran 4.688 menjadi titik krusial yang saat ini bertindak sebagai resistance dinamis, sementara garis tren menurun menambah konfirmasi potensi pelemahan lanjutan.
Selama harga tetap berada di bawah area golden ratio tersebut, peluang penurunan masih terbuka dengan target terdekat di sekitar 4.666, kemudian berlanjut ke 4.657 sebagai target berikutnya. Skenario ini akan tetap valid selama tidak terjadi breakout kuat di atas 4.701 yang dapat membatalkan bias bearish. Dengan demikian, pelaku pasar cenderung menunggu konfirmasi lanjutan untuk memanfaatkan momentum penurunan jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.