Harga minyak mentah WTI bertahan di atas USD 99 per barel pada Rabu (29/04) setelah melonjak lebih dari 3% di sesi sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran pasokan global, menyusul mandeknya perundingan damai antara AS dan Iran serta penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi energi dunia. Situasi ini membuat pelaku pasar semakin waspada terhadap potensi gangguan berkepanjangan.
Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Iran meminta Amerika Serikat mencabut blokade laut di kawasan tersebut, di tengah negosiasi yang masih berlangsung. Namun, ketegangan yang belum mereda telah menghambat arus energi dari Timur Tengah. Sekitar 20% pengiriman minyak global terdampak, menciptakan tekanan besar pada rantai pasokan dan mendorong lonjakan harga di pasar komoditas.
Di sisi lain, Amerika Serikat meningkatkan tekanan terhadap Iran melalui langkah tambahan, termasuk potensi sanksi terhadap kilang China yang terkait dengan Teheran serta negara-negara yang membayar biaya transit di Selat Hormuz. Konflik ini juga memicu perubahan besar di pasar energi, dengan Uni Emirat Arab memutuskan keluar dari OPEC demi mendapatkan fleksibilitas dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.
OPINI ANALIS TRAZE
Pergerakan USOIL pada timeframe 1 jam menunjukkan tren naik yang mulai kehilangan momentum setelah gagal bertahan di area puncak sekitar 99.40. Munculnya pola rejection di level tersebut mengindikasikan tekanan jual jangka pendek, diperkuat dengan struktur koreksi menuju area Fibonacci 38.2% hingga 61.8%. Zona 94.80–96.30 kini menjadi area krusial yang berfungsi sebagai support sekaligus titik pantul potensial, selama harga masih bertahan di atas area ini, bias bullish tetap terjaga.
Skenario selanjutnya, jika harga mampu bertahan dan membentuk reaksi positif di area golden ratio, peluang rebound menuju 99.40 kembali terbuka, bahkan berpotensi melanjutkan kenaikan ke kisaran 101.60. Sebaliknya, apabila tekanan jual berlanjut hingga menembus 93.00, maka struktur naik akan batal dan membuka ruang penurunan lebih dalam. Strategi yang dapat dipertimbangkan adalah menunggu konfirmasi pantulan di area support sebelum mengikuti arah tren berikutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.