Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) membuka pekan dengan penguatan tipis setelah sempat melemah di akhir pekan lalu. Saat ini, harga bergerak di bawah kisaran pertengahan $94 per barel dengan kenaikan sekitar 1%, didorong oleh kekhawatiran terhadap pasokan global. Meski demikian, kenaikan masih terbatas karena tekanan eksternal yang menahan laju reli komoditas energi tersebut.
Ketidakpastian geopolitik kembali memanas setelah Presiden Donald Trump membatalkan kunjungan utusan ke Pakistan, di tengah kehadiran Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi. Kebuntuan terkait blokade Selat Hormuz menjaga risiko global tetap tinggi. Jalur strategis ini masih mengalami gangguan akibat pembatasan Iran serta blokade laut oleh AS, sehingga memperpanjang potensi gangguan distribusi energi dunia.
Di sisi lain, penguatan moderat Dolar AS membatasi kenaikan harga minyak. Kekhawatiran investor terhadap lonjakan inflasi akibat perang juga meningkatkan peluang kebijakan moneter ketat oleh Federal Reserve. Meski begitu, prospek harga minyak tetap cenderung positif karena pasokan yang ketat, dengan potensi kenaikan lanjutan jika mampu menembus level $95 per barel dalam waktu dekat.
OPINI ANALIS TRAZE

Analisis teknikal terbaru menunjukkan pergerakan WTI crude masih berada dalam tren naik, namun mulai menghadapi tekanan di area resistance kuat sekitar 96.00. Terlihat adanya penolakan harga di zona supply yang bertepatan dengan level Fibonacci 100%, menandakan potensi pelemahan jangka pendek. Struktur market juga membentuk sinyal perubahan karakter (CHoCH), yang mengindikasikan momentum bullish mulai kehilangan kekuatan setelah gagal mempertahankan kenaikan di puncak terbaru.
Di sisi lain, peluang koreksi terbuka menuju area support terdekat di kisaran 93.70 hingga 92.40, yang merupakan zona golden ratio dan retracement penting. Jika tekanan jual berlanjut, target penurunan berikutnya mengarah ke level 89.90 bahkan 88.20 sebagai support lanjutan. Meski begitu, selama harga tidak menembus area demand utama, potensi rebound tetap ada, sehingga pelaku pasar cenderung menunggu konfirmasi arah berikutnya sebelum mengambil posisi lebih agresif.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.