Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50% – 3,75% pada pertemuan Juni 2026. Keputusan ini menjadi kali keempat secara berturut-turut The Fed menahan suku bunga di tengah inflasi yang masih bertahan dan ketidakpastian mengenai kecepatan penurunan tekanan harga dalam perekonomian AS.
Pertemuan kali ini menjadi sorotan karena merupakan yang pertama di bawah kepemimpinan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh. Meski awalnya dianggap cenderung mendukung pelonggaran kebijakan moneter, pandangan pasar kini berubah dengan melihat Warsh lebih berhati-hati terhadap pemangkasan suku bunga. Di sisi lain, harga minyak dunia masih berada di atas level sebelum konflik meskipun Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan damai sementara.
Investor juga akan mencermati proyeksi ekonomi terbaru The Fed, termasuk publikasi “dot plot” yang memberikan gambaran arah suku bunga ke depan. Namun, sejumlah analis memperkirakan Kevin Warsh belum akan berpartisipasi dalam proyeksi tersebut. Sebelumnya, pada Maret 2026, The Fed memperkirakan satu kali pemangkasan suku bunga pada 2026 dan satu kali lagi pada 2027, sehingga pasar menunggu sinyal baru terkait kebijakan moneter selanjutnya.
OPINI ANALIS TRAZE

Indeks Dolar AS (DXY) masih berada dalam tekanan setelah gagal mempertahankan penguatan di atas area psikologis 100,00. Secara teknikal, harga kini bergerak di dekat zona support 99,20 yang menjadi area penting bagi arah pergerakan selanjutnya. Struktur pasar menunjukkan dominasi bearish jangka pendek, sementara area resistance di sekitar 99,54 menjadi batas yang harus ditembus untuk membuka peluang pemulihan lebih lanjut.
Apabila tekanan jual berlanjut, DXY berpotensi menguji demand zone pada kisaran 98,90 yang menjadi target penurunan berikutnya. Namun, jika pembeli mampu mempertahankan support dan mendorong harga kembali menembus resistance terdekat, peluang rebound menuju area 99,54 hingga 100,00 kembali terbuka. Pelaku pasar disarankan mencermati reaksi harga di sekitar level kunci tersebut guna mengonfirmasi arah tren berikutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.