HomeMarket NewsHarga Minyak WTI Melemah, Pasar Dibayangi Banjir Pasokan

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melanjutkan pelemahan untuk hari kedua berturut-turut dan diperdagangkan di kisaran US$69,70 per barel pada sesi Asia, Rabu (01/07). Penurunan ini dipicu oleh meredanya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan setelah muncul harapan tercapainya perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Doha. Prospek meredanya konflik di kawasan Timur Tengah turut mengurangi premi risiko yang sebelumnya menopang harga minyak.

Membaiknya hubungan kedua negara membuka peluang normalisasi lalu lintas kapal di Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia. Berdasarkan survei Reuters, kondisi tersebut mendorong analis memangkas proyeksi harga minyak untuk 2026 karena risiko gangguan pasokan dinilai semakin kecil. Di sisi lain, lonjakan ekspor minyak Iran setelah pencabutan blokade serta meningkatnya pengiriman dari Rusia memunculkan kekhawatiran akan kelebihan pasokan global dalam beberapa bulan mendatang.

Meski demikian, penurunan harga minyak masih tertahan oleh berkurangnya stok minyak mentah di Amerika Serikat. Data dari American Petroleum Institute (API) menunjukkan persediaan minyak AS menyusut sekitar 6,1 juta barel pada pekan yang berakhir 26 Juni, diikuti penurunan stok bensin. Kini perhatian pelaku pasar beralih pada laporan resmi Energy Information Administration (EIA) yang akan menjadi penentu arah pergerakan harga minyak berikutnya.

OPINI ANALIS TRAZE

Secara teknikal, harga WTI Oil masih bergerak dalam fase bearish setelah gagal menembus area resistance di kisaran 70.26 – 70.91. Tekanan jual kembali muncul di dekat level Fibonacci 50% hingga 78,6%, mengindikasikan bahwa dominasi seller masih cukup kuat. Selama harga bertahan di bawah 70.91 sebagai area invalidasi, potensi pelemahan diperkirakan tetap menjadi skenario utama dalam jangka pendek.

Apabila tekanan jual berlanjut, harga berpeluang menguji target pertama di 68.50, kemudian melanjutkan penurunan menuju 67.71 sebagai target berikutnya. Sebaliknya, jika mampu menembus dan bertahan di atas 70.91, peluang pembalikan arah menuju area yang lebih tinggi akan semakin terbuka. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan menunggu konfirmasi pergerakan harga di sekitar zona resistance sebelum menentukan strategi trading selanjutnya.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze