HomeMarket NewsHarga Minyak Meledak Setelah Trump Tolak Proposal Iran

Harga minyak mentah WTI melonjak lebih dari 3% hingga menembus level USD98 per barel pada perdagangan Senin (11/05), setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal terbaru Iran terkait upaya penghentian konflik yang telah berlangsung selama 10 minggu. Pernyataan keras Trump di Truth Social memicu kekhawatiran pasar bahwa ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas dan berpotensi memperburuk krisis energi global.

Iran dilaporkan menawarkan pemindahan sebagian cadangan uranium yang diperkaya tinggi ke negara ketiga, namun tetap menolak pembongkaran fasilitas nuklirnya. Di saat bersamaan, serangan drone menghantam kapal kargo di dekat Qatar, sementara United Arab Emirates dan Kuwait mengklaim berhasil mencegat drone bermusuhan. Situasi ini meningkatkan kekhawatiran bahwa gencatan senjata rapuh yang tercapai pada awal April dapat runtuh sewaktu-waktu.

Penutupan berkepanjangan Selat Hormuz kini menjadi ancaman besar bagi rantai pasok energi dunia. Jalur strategis tersebut merupakan penghubung utama distribusi minyak mentah, gas alam, dan bahan bakar olahan global. Badan Energi Internasional atau International Energy Agency bahkan menyebut gangguan ini sebagai salah satu guncangan pasokan energi terbesar dalam sejarah, sehingga mendorong harga minyak terus bergerak agresif di tengah ketidakpastian pasar.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga minyak USOIL pada timeframe 4 jam masih bergerak dalam tren bullish setelah berhasil menembus area resistance penting di sekitar 94.86. Kenaikan tajam yang terjadi memperlihatkan dominasi buyer masih kuat, didukung pola breakout structure (BOS) yang membuka peluang lanjutan penguatan menuju area 96.80 hingga 99.40. Selama harga bertahan di atas jalur trendline naik, momentum bullish diperkirakan tetap terjaga.

Meski demikian, potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diperhatikan setelah reli agresif dalam beberapa sesi terakhir. Area 92.00–90.90 menjadi zona support krusial yang dapat menjadi titik pantul apabila terjadi pullback sehat. Jika support tersebut gagal dipertahankan, tekanan jual berpotensi membawa harga kembali melemah menuju area 89.00. Fokus pasar saat ini tertuju pada perkembangan geopolitik Timur Tengah yang masih menjadi penggerak utama volatilitas minyak dunia.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze