Indeks dolar AS menguat kembali ke area 98 pada perdagangan Senin (11/05) setelah ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran semakin memanas. Permintaan terhadap aset safe haven meningkat usai negosiasi damai belum menemukan titik temu. Presiden Donald Trump bahkan menolak proposal terbaru Iran terkait program nuklir dan menyebutnya “sepenuhnya tidak dapat diterima”, sehingga memperbesar kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik di Timur Tengah.
Di sisi ekonomi, data tenaga kerja Amerika Serikat turut memperkuat posisi dolar. Laporan Nonfarm Payrolls menunjukkan penambahan 115 ribu pekerjaan pada April, jauh melampaui perkiraan pasar yang hanya sekitar 62 ribu. Data tersebut mempertegas pandangan investor bahwa Federal Reserve kemungkinan besar akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama sepanjang tahun ini demi menjaga inflasi tetap terkendali.
Fokus pasar kini beralih ke rilis data inflasi AS yang diperkirakan menjadi penentu arah pergerakan dolar berikutnya. Kenaikan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik dikhawatirkan mulai mendorong tekanan harga di sektor lain. Jika inflasi kembali meningkat, peluang pemangkasan suku bunga akan semakin kecil dan dapat menjadi katalis baru bagi penguatan indeks dolar AS dalam jangka pendek.

Indeks dolar AS (DXY) pada timeframe 1 jam mulai menunjukkan sinyal pemulihan setelah berhasil bertahan di area support kuat 97.50 – 97.55. Pantulan dari zona demand tersebut mendorong harga kembali naik mendekati level 97.80 sebagai resistance terdekat. Struktur pergerakan juga mulai membentuk higher low yang mengindikasikan momentum bullish jangka pendek masih terjaga selama harga tetap berada di atas area support utama.
Secara teknikal, peluang penguatan masih terbuka apabila DXY mampu menembus resistance 97.80 dengan target lanjutan ke area 97.92 hingga 98.09. Namun, tekanan jual diperkirakan kembali muncul di area 98.20 – 98.27 yang menjadi zona supply sekaligus resistance kuat. Jika harga gagal bertahan di atas 97.50, maka potensi koreksi menuju 97.42 bahkan 97.31 bisa kembali terbuka dalam beberapa sesi perdagangan berikutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.