Harga minyak mentah dunia melonjak menembus level USD72 per barel pada perdagangan Rabu (08/07), sekaligus mencatat kenaikan lebih dari 5% sepanjang pekan ini. Lonjakan tersebut dipicu oleh serangan udara terbaru militer Amerika Serikat ke Iran serta pencabutan kebijakan yang sebelumnya mengizinkan Iran menjual minyak ke pasar internasional.
Ketegangan juga meningkat setelah serangkaian serangan terhadap kapal yang melintasi Selat Hormuz, termasuk kapal pengangkut LNG asal Qatar dan tanker minyak Arab Saudi. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap keamanan jalur distribusi energi global, sehingga risiko terganggunya pasokan minyak kembali menjadi perhatian utama pelaku pasar.
Situasi tersebut membalikkan ekspektasi sebelumnya yang memperkirakan kelebihan pasokan minyak akibat peningkatan kuota produksi OPEC+ dan bertambahnya output dari negara-negara Timur Tengah. Kini, fokus investor beralih pada potensi gangguan pasokan yang dapat mendorong harga minyak tetap bertahan tinggi apabila konflik geopolitik terus memanas.
OPINI ANALIS TRAZE

Secara teknikal, WTI Oil masih bergerak dalam tren naik setelah berhasil menembus area resistance sebelumnya dan membentuk struktur higher high. Meskipun sempat mengalami pullback, tekanan beli masih mendominasi selama harga bertahan di atas area support 71.360. Zona tersebut menjadi area beli yang menarik bagi pelaku pasar untuk mencari peluang melanjutkan kenaikan.
Apabila harga mampu bertahan di atas 71.360, potensi penguatan masih terbuka menuju target pertama di 73.100, kemudian berlanjut ke 73.880 sebagai target berikutnya. Sebaliknya, jika tekanan jual membawa harga turun hingga menembus 70.240, skenario bullish berisiko batal dan membuka peluang koreksi yang lebih dalam sebelum tren naik kembali terbentuk.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi