Harga emas bergerak di kisaran US$4.100 per troy ounce pada perdagangan Rabu (08/07) setelah sempat melemah lebih dari 1% pada sesi sebelumnya. Tekanan muncul usai Amerika Serikat melancarkan serangan udara baru ke Iran sebagai respons atas meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz. Kondisi tersebut kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas geopolitik dan mendorong investor mencari arah baru.
Ketegangan yang kembali memanas ikut mengangkat harga minyak dunia setelah Amerika Serikat mencabut izin yang sebelumnya memungkinkan Iran menjual minyak mentah ke pasar global. Di sisi lain, meningkatnya risiko keamanan membuat aktivitas pelayaran di Selat Hormuz berpotensi terganggu, sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Lonjakan harga energi ini dapat meningkatkan tekanan inflasi sekaligus membuka peluang kebijakan suku bunga tetap tinggi.
Pelaku pasar kini menantikan risalah rapat Federal Reserve bulan Juni untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter berikutnya. Sebelumnya, emas sempat menguat setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Namun, kombinasi ketidakpastian geopolitik dan potensi perubahan kebijakan The Fed diperkirakan masih akan membuat pergerakan harga emas tetap volatil dalam jangka pendek.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga XAUUSD mulai menunjukkan rebound setelah bertahan di area support 4.092, namun pergerakan naik masih berada di dalam pola descending channel yang menandakan tren bearish belum berakhir. Selama harga belum mampu menembus area Fibonacci 61,8% di kisaran 4.147 hingga resistance 4.181, peluang kenaikan diperkirakan hanya bersifat koreksi sebelum tekanan jual kembali muncul.
Apabila harga gagal menembus area resistance tersebut, XAUUSD berpotensi melanjutkan pelemahan menuju target pertama di 4.068, kemudian menguji support kuat di sekitar 4.038 sebagai target berikutnya. Sebaliknya, penembusan yang valid di atas 4.181 akan membatalkan skenario bearish dan membuka peluang perubahan tren ke arah yang lebih bullish. Saat ini, pelaku pasar disarankan mencermati reaksi harga di area resistance sebagai penentu arah pergerakan selanjutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi