Harga minyak mentah bertahan di kisaran US$69 per barel pada perdagangan Jumat (03/07), mendekati level sebelum konflik di Timur Tengah memanas pada akhir Februari. Stabilnya harga didukung oleh pemulihan aktivitas pengiriman komersial melalui Selat Hormuz seiring kemajuan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran.
Pasokan minyak dari kawasan juga mulai kembali normal. Ekspor minyak mentah Arab Saudi telah pulih hingga sekitar 90% dari tingkat sebelum konflik, sementara Uni Emirat Arab berhasil mengembalikan volume ekspornya ke level normal dengan memanfaatkan jalur pelayaran di Selat Hormuz serta pipa alternatif yang menghindari titik rawan tersebut.
Di sisi lain, sentimen pasar semakin membaik setelah Presiden Donald Trump menyatakan negosiasi dengan Iran menunjukkan perkembangan positif. Pernyataan tersebut muncul setelah pertemuan terpisah antara pejabat AS dan Iran yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan di Doha, sehingga meningkatkan optimisme bahwa risiko gangguan pasokan energi global akan terus mereda.
OPINI ANALIS TRAZE
Harga minyak WTI menunjukkan sinyal pemulihan setelah berhasil keluar dari pola descending channel, yang menandakan tekanan jual mulai mereda. Selama harga mampu bertahan di atas area 67,85 sebagai support utama, peluang kenaikan masih terbuka menuju target pertama di 69,68. Jika momentum beli terus menguat, pergerakan berpotensi berlanjut hingga 70,38 sebagai target berikutnya.
Namun, pelaku pasar tetap perlu mencermati area 67,08 yang menjadi batas invalidasi tren naik. Penurunan di bawah level tersebut dapat memicu tekanan jual baru dan membuka ruang koreksi yang lebih dalam. Selama support tetap terjaga, prospek teknikal minyak WTI masih cenderung bullish dengan potensi melanjutkan penguatan dalam jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi