Harga emas diperdagangkan di kisaran US$4.200 per troy ounce pada perdagangan Senin (06/07), mempertahankan penguatan yang diraih pekan lalu. Logam mulia mendapat dukungan setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan pelemahan, sementara harga minyak bergerak turun. Kombinasi kedua faktor tersebut membuat pelaku pasar mulai mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga oleh The Fed.
Penurunan harga minyak dipicu oleh kembali lancarnya distribusi energi melalui Selat Hormuz serta potensi peningkatan produksi dari OPEC+. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan kelebihan pasokan minyak sehingga tekanan inflasi diperkirakan mereda. Berkurangnya risiko inflasi mengurangi kebutuhan bank sentral untuk menaikkan suku bunga secara agresif, sekaligus menjadi sentimen positif bagi harga emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Di sisi lain, laporan ketenagakerjaan terbaru menunjukkan nonfarm payrolls AS hanya bertambah 57.000 pada Juni, jauh di bawah proyeksi pasar sebesar 110.000 dan menjadi kenaikan paling rendah dalam empat bulan terakhir. Data tersebut mendorong investor menurunkan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan September. Berdasarkan CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga turun menjadi 50% dari sebelumnya 66%, sehingga menopang prospek harga emas dalam jangka pendek.
Pergerakan XAU/USD masih bergerak dalam tren bullish setelah berhasil mempertahankan area support Fibonacci 38,2% – 61,8% di kisaran 4.163 – 4.139. Selama harga tetap berada di atas zona tersebut, peluang kenaikan masih terbuka dengan target awal di area 4.202. Jika level ini berhasil ditembus, momentum berpotensi berlanjut menuju target berikutnya di sekitar 4.230, sejalan dengan struktur higher low yang masih terjaga.
Di sisi lain, trader perlu mewaspadai tekanan jual apabila harga turun menembus 4.139. Breakout ke bawah level tersebut dapat membuka ruang pelemahan menuju area 4.122 hingga 4.100 sebagai zona support berikutnya. Untuk saat ini, bias teknikal masih cenderung positif, sehingga strategi buy on dip tetap menarik selama harga mampu bertahan di atas area support utama.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi