Harga minyak mentah naik ke kisaran US$70 per barel pada awal pekan, bangkit dari level terendah dalam empat bulan terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh aksi saling serang antara Amerika Serikat dan Iran di sekitar Selat Hormuz, jalur pelayaran energi paling strategis di dunia. Meski demikian, kedua negara sepakat menghentikan serangan sementara menjelang dimulainya kembali perundingan damai pekan ini.
Ketegangan bermula setelah Iran menyerang kapal kontainer pada Kamis, yang dibalas dengan serangan Amerika Serikat sehari kemudian. Konflik kembali memanas pada Sabtu usai kapal pengangkut minyak Qatar menjadi sasaran serangan Iran. Namun, pembicaraan yang dijadwalkan berlangsung di Doha pada Selasa memberikan harapan bahwa kedua pihak dapat menemukan jalan keluar untuk meredakan konflik.
Di tengah perkembangan tersebut, aktivitas pelayaran di Selat Hormuz mulai menunjukkan pemulihan sejak tercapainya kesepakatan damai sementara. Meski begitu, pelaku industri pelayaran masih bersikap hati-hati karena ratusan kapal masih tertahan di kawasan Teluk Persia. Kondisi ini membuat pasar minyak tetap waspada, sebab setiap perkembangan geopolitik berpotensi memicu pergerakan harga yang signifikan.
OPINI ANALIS TRAZE
Secara teknikal, harga minyak (USOIL) masih bergerak di atas area support penting 69,12, menunjukkan peluang tren bullish jangka pendek masih terjaga. Selama level tersebut mampu dipertahankan, minyak berpotensi melanjutkan kenaikan menuju 70,69 sebagai target pertama. Jika tekanan beli semakin kuat, harga berpeluang menguji resistance berikutnya di sekitar 71,29, sejalan dengan pola kenaikan yang mulai terbentuk.
Namun, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi koreksi sebelum reli berlanjut. Area 69,12 menjadi zona beli yang menarik sekaligus penentu arah pergerakan berikutnya. Apabila support ini ditembus, tekanan jual dapat meningkat dan mendorong harga turun menuju 68,45 sebagai level invalidasi. Selama harga bertahan di atas support utama, prospek minyak masih cenderung positif dengan peluang melanjutkan penguatan dalam jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi