Harga emas (XAU/USD) masih berada di zona negatif pada awal perdagangan Asia, meski berhasil memangkas sebagian penurunannya. Tekanan muncul setelah memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz yang sempat mendorong harga minyak melonjak dan memicu kekhawatiran inflasi global. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar terus mencermati setiap perkembangan geopolitik karena berpotensi mengubah sentimen risiko dan arah pergerakan aset safe haven seperti emas.
Di sisi lain, penurunan emas mulai terbatas setelah Washington dan Teheran menyepakati gencatan senjata sementara menjelang perundingan damai di Doha. Meredanya ketegangan memberikan angin segar bagi pasar keuangan, meski investor tetap berhati-hati menantikan hasil pembicaraan resmi kedua negara di Qatar. Keberhasilan negosiasi berpotensi meredakan permintaan terhadap aset lindung nilai, sedangkan kegagalan dapat kembali mendorong volatilitas harga emas.
Selain faktor geopolitik, arah emas juga dibayangi ekspektasi kebijakan ketat Federal Reserve. Peluang suku bunga tetap tinggi masih membatasi daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil. Pekan ini perhatian pasar tertuju pada data ketenagakerjaan Amerika Serikat, terutama laporan Nonfarm Payrolls (NFP) pada Kamis. Konsensus memperkirakan penambahan 114 ribu lapangan kerja dengan tingkat pengangguran tetap di 4,3%. Hasil data tersebut berpotensi menjadi penentu arah suku bunga The Fed sekaligus pergerakan harga emas dalam jangka pendek.
OPINI ANALIS TRAZE
Secara teknikal, harga emas (XAU/USD) masih bergerak di atas area golden ratio sekitar 4.026, sehingga tren naik jangka pendek tetap terjaga. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang rebound masih terbuka dengan target kenaikan menuju 4.096 sebagai resistance pertama, kemudian berpotensi melanjutkan penguatan ke 4.127 apabila tekanan beli semakin dominan.
Di sisi lain, investor perlu mewaspadai potensi koreksi jika harga gagal mempertahankan support 4.026. Penembusan di bawah area ini dapat memicu aksi jual yang membawa emas menguji 3.983 sebagai level invalidasi. Oleh karena itu, pergerakan harga di sekitar zona support akan menjadi penentu apakah emas melanjutkan reli atau justru memasuki fase pelemahan dalam jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi