Harga emas bertahan di atas $4.800 per ons pada Selasa (21/04) setelah sempat tertekan di sesi sebelumnya. Pelaku pasar kini menunggu kelanjutan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran menjelang berakhirnya gencatan senjata dua pekan. Wakil Presiden JD Vance dijadwalkan kembali memimpin delegasi AS di Pakistan, sementara pihak Iran dikabarkan siap mengirim perwakilan, berbalik dari sikap sebelumnya yang enggan melanjutkan dialog.
Di sisi lain, Presiden Donald Trump menegaskan kecil kemungkinan perpanjangan gencatan senjata jika kesepakatan tidak tercapai. Ia juga menyebut Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga ada hasil konkret. Situasi ini menjaga ketegangan geopolitik tetap tinggi dan memicu ketidakpastian di pasar global, terutama terkait jalur distribusi energi utama dunia.
Konflik di Timur Tengah telah memicu guncangan pasokan energi yang signifikan, meningkatkan risiko inflasi dan membuka peluang kenaikan suku bunga oleh bank sentral. Kondisi tersebut menekan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai, tercermin dari penurunan lebih dari 8% sejak perang Iran dimulai. Meski demikian, pergerakan harga masih sangat dipengaruhi perkembangan negosiasi dan arah kebijakan global ke depan.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada timeframe 30 menit menunjukkan tekanan jual mulai mendominasi setelah harga gagal mempertahankan posisi di area resistance. Struktur pasar membentuk penolakan di sekitar zona supply, diikuti penurunan bertahap menuju area konsolidasi sebelumnya. Selama harga masih bergerak di bawah level 4.820, peluang koreksi lanjutan tetap terbuka, terutama jika tidak ada dorongan volume beli yang signifikan.
Area 4.800 menjadi zona kunci yang saat ini diuji sebagai support minor. Jika level ini ditembus dengan kuat, potensi penurunan dapat berlanjut menuju target berikutnya di kisaran 4.779 hingga 4.766. Sebaliknya, skenario pembalikan baru akan terlihat apabila harga mampu kembali menembus dan bertahan di atas resistance, yang berpotensi mengubah momentum menjadi bullish dalam jangka pendek.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.