HomeMarket NewsPerak Tertekan, Konflik Hormuz Picu Kepanikan Pasar Global

Harga perak melemah hampir 2% hingga mendekati level $79 per ounce pada awal pekan (20/04), memangkas kenaikan yang sempat terjadi sebelumnya. Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz yang mendorong lonjakan harga minyak secara tajam. Kondisi tersebut memperbesar kekhawatiran terhadap inflasi global, sehingga pelaku pasar mulai mengalihkan perhatian dari logam mulia ke dampak ekonomi yang lebih luas.

Eskalasi terbaru terjadi setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengungkapkan bahwa Angkatan Laut AS menembaki serta menyita kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman karena mengabaikan peringatan. Di sisi lain, Iran juga mengambil langkah agresif dengan menargetkan kapal dan kembali mengklaim kendali atas Selat Hormuz. Teheran menilai tindakan blokade AS terhadap kapal terkait Iran melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya telah disepakati.

Konflik berkepanjangan ini memicu guncangan besar pada pasokan energi dunia, meningkatkan risiko inflasi dan membuka peluang kenaikan suku bunga oleh bank sentral. Tekanan tersebut berdampak negatif pada daya tarik logam mulia seperti perak. Sejak konflik dimulai, harga perak tercatat telah turun sekitar 15%, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian ekonomi global yang terus berlanjut.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAGUSD pada timeframe 30 menit menunjukkan tekanan jual masih mendominasi setelah harga gagal mempertahankan area atas di sekitar 82.00. Struktur pasar mulai berubah dari bullish ke netral cenderung bearish, terlihat dari penolakan di zona “weak high” serta terbentuknya lower high. Saat ini harga bergerak di dekat area kunci 79.30 yang menjadi pivot penting. Jika level ini ditembus secara konsisten, potensi pelemahan lanjutan semakin terbuka dengan target menuju area support berikutnya.

Di sisi lain, zona 78.20 menjadi batas krusial yang berfungsi sebagai invalidasi support sekaligus area demand kuat. Jika harga turun dan bertahan di bawah level tersebut, tekanan bearish bisa berlanjut lebih dalam. Namun, apabila terjadi pantulan dari area support, peluang rebound menuju 81.20 hingga 82.00 tetap terbuka. Dengan kondisi ini, pelaku pasar perlu mencermati reaksi harga di area support dan resistance terdekat sebagai konfirmasi arah pergerakan selanjutnya.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze