HomeMarket NewsEmas Tersungkur Saat Ancaman Perang AS-Iran Memanas

Harga emas turun di bawah level US$4.500 per ounce pada perdagangan Rabu (20/05) setelah anjlok hampir 2% pada sesi sebelumnya. Penurunan ini dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang membuat pelaku pasar semakin khawatir terhadap lonjakan inflasi global. Kondisi tersebut mendorong investor lebih berhati-hati dalam menempatkan dana pada aset safe haven seperti emas.

Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat dapat kembali melancarkan serangan ke Iran dalam “dua atau tiga hari” apabila Teheran tidak menyetujui syarat perdamaian dari Washington. Pernyataan itu muncul setelah Trump sebelumnya mengaku membatalkan rencana serangan usai mendapat desakan dari negara-negara Teluk. Program nuklir Iran menjadi salah satu isu utama yang memperumit proses negosiasi kedua negara.

Konflik berkepanjangan juga menyebabkan jalur penting Selat Hormuz masih tertutup untuk aktivitas pengiriman minyak dunia. Situasi ini mendorong harga energi meningkat dan memperbesar tekanan inflasi di Amerika Serikat. Akibatnya, pasar mulai mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini, bahkan memunculkan spekulasi bahwa bank sentral AS masih berpotensi menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAU/USD masih bergerak dalam tekanan bearish pada timeframe satu jam setelah gagal menembus area resistance kuat di level 4.508. Penolakan harga di zona tersebut memicu aksi jual lanjutan hingga menyentuh area support 4.441. Struktur candlestick menunjukkan momentum seller masih dominan, sementara pola lower high memperkuat potensi pelemahan jangka pendek apabila harga belum mampu kembali ke atas level Fibonacci 61,8% di sekitar 4.488.

Secara teknikal, area 4.441 menjadi titik krusial yang menentukan arah pergerakan berikutnya. Jika support ini ditembus, peluang penurunan menuju target 4.422 semakin terbuka lebar. Namun, apabila buyer mampu mempertahankan area demand tersebut, harga emas berpotensi melakukan rebound terbatas menuju resistance 4.488 hingga 4.508. Pelaku pasar juga diperkirakan tetap berhati-hati di tengah sentimen global yang dipengaruhi ketegangan geopolitik dan ekspektasi suku bunga Amerika Serikat.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze