Indeks dolar Amerika Serikat bergerak stabil di kisaran 99 pada perdagangan Selasa (19/05) setelah terkoreksi dari penguatan sebelumnya. Pelemahan dolar terjadi seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan baru antara Amerika Serikat dan Iran. Meredanya tensi geopolitik membuat permintaan aset safe haven mulai berkurang dan menekan laju penguatan mata uang AS.
Sentimen pasar turut dipengaruhi pernyataan Presiden Donald Trump yang menunda rencana serangan terhadap Iran setelah adanya permintaan dari Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab. Negara-negara Teluk tersebut disebut masih yakin jalur diplomasi dengan Teheran dapat menghasilkan kesepakatan yang diterima Washington. Kondisi ini membantu meredakan kekhawatiran inflasi akibat lonjakan harga minyak dunia.
Sebelumnya, dolar sempat menguat tajam karena kenaikan inflasi AS dan melonjaknya harga energi yang dipicu konflik Timur Tengah. Situasi tersebut membuat pelaku pasar mulai mengurangi harapan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini, bahkan membuka peluang kenaikan suku bunga tambahan sebelum akhir tahun. Kini investor menantikan risalah rapat FOMC serta data Flash PMI AS untuk melihat arah kebijakan moneter dan kondisi ekonomi selanjutnya.
OPINI ANALIS TRAZE

Indeks Dolar AS (DXY) pada timeframe 4 jam menunjukkan peluang koreksi sehat setelah menyentuh area resistance 99.123. Pergerakan harga mulai melemah di zona Fibonacci 23,6% sekitar 98.750, menandakan adanya aksi ambil untung jangka pendek. Meski demikian, struktur pasar masih cenderung bullish selama harga bertahan di atas area Break of Structure (BOS) pada level 98.332. Jika tekanan jual berlanjut, zona demand 98.146–97.880 berpotensi menjadi area pantulan kuat bagi buyer.
Secara teknikal, momentum naik masih memiliki peluang berlanjut apabila DXY mampu mempertahankan support dan kembali menembus resistance terdekat. Skenario bullish berikutnya membuka potensi kenaikan menuju 99.000 hingga 99.123. Namun, trader tetap perlu mewaspadai penurunan lebih dalam jika harga gagal bertahan di area support utama. Kombinasi Fibonacci retracement, BOS, dan struktur higher low saat ini menjadi sinyal penting untuk menentukan arah pergerakan DXY selanjutnya.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.