Harga emas terkoreksi mendekati US$4.700 per ounce pada perdagangan Selasa (12/05) setelah sempat menguat di awal sesi. Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah serta penutupan berkepanjangan Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga minyak dunia. Kondisi tersebut membuat pasar semakin waspada terhadap potensi kenaikan inflasi global dalam waktu dekat.
Tekanan terhadap emas juga datang dari penguatan dolar AS yang kembali menarik minat investor. Presiden AS Donald Trump menyebut gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran berada dalam kondisi “massive life support” setelah menolak proposal perdamaian terbaru dari Teheran. Situasi ini meningkatkan kekhawatiran bahwa jalur pelayaran strategis Selat Hormuz dapat tetap terganggu lebih lama dan memengaruhi distribusi energi dunia.
Di sisi lain, laporan terbaru menyebutkan pemerintahan Trump tengah mempertimbangkan kembali operasi militer serta rencana pengawalan kapal dagang di kawasan Hormuz. Pelaku pasar kini menanti data inflasi konsumen Amerika Serikat untuk melihat dampak konflik Iran terhadap tekanan harga. Perkembangan tersebut diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan emas dan sentimen pasar global dalam beberapa hari ke depan.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga emas XAU/USD pada timeframe 30 menit masih berada dalam tekanan setelah gagal mempertahankan area resistance kuat di kisaran 4.753. Penolakan di zona “golden ratio” memicu aksi jual lanjutan yang mendorong pergerakan turun menuju support 4.706. Struktur candle menunjukkan dominasi bearish masih cukup besar, terutama setelah muncul rejection di area invalidasi resistance dan terbentuk lower high yang memperkuat sinyal pelemahan jangka pendek.
Secara teknikal, area 4.688 menjadi target penurunan berikutnya apabila support saat ini tidak mampu bertahan. Namun, peluang rebound tetap terbuka jika harga kembali menembus level 4.733 hingga 4.753 dengan volume beli yang meningkat. Pelaku pasar kini mencermati momentum dolar AS serta sentimen geopolitik global yang masih menjadi penggerak utama arah emas dalam perdagangan hari ini.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.