HomeMarket NewsEmas Masih Terpuruk di Tengah Memanasnya Timur Tengah

Harga emas berupaya bangkit pada perdagangan sesi Asia Jumat (17/07), namun masih bergerak di dekat level terendah dalam dua pekan. Tekanan jual tetap mendominasi sehingga logam mulia ini berpotensi mencatat penurunan mingguan terbesar dalam enam minggu terakhir. Pelemahan emas dipengaruhi meningkatnya minat investor terhadap aset berbasis dolar AS di tengah memanasnya situasi global.

Konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi sorotan setelah eskalasi militer meluas ke kawasan Teluk. Ketegangan tersebut mendorong harga minyak melonjak sekitar 12% sepanjang pekan, memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat, sehingga menopang penguatan dolar AS dan membatasi ruang kenaikan harga emas.

Di sisi lain, data ekonomi Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan, termasuk penjualan ritel dan klaim tunjangan pengangguran, semakin mendukung penguatan greenback. Pelaku pasar kini menantikan rilis Sentimen Konsumen dan Ekspektasi Inflasi University of Michigan sebagai petunjuk arah pergerakan berikutnya. Sementara itu, perkembangan geopolitik di Timur Tengah, aksi ambil untung menjelang akhir pekan, serta sinyal teknikal yang masih bearish diperkirakan tetap menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan harga emas.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga emas (XAU/USD) masih bergerak di atas zona support kuat 3.961 – 3.984 setelah membentuk pola harmonik yang mengindikasikan potensi pembalikan arah. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, peluang terjadinya rebound tetap terbuka dengan target awal di kisaran 4.043. Momentum beli diperkirakan semakin menguat apabila terjadi penembusan yang valid di atas area koreksi.

Di sisi lain, level 4.059 menjadi target lanjutan sekaligus area resistance yang perlu diperhatikan pelaku pasar. Namun, skenario bullish akan gugur apabila harga menembus support 3.961, karena kondisi tersebut dapat memicu tekanan jual baru dan membuka ruang pelemahan yang lebih dalam. Oleh karena itu, pergerakan harga di sekitar zona support menjadi penentu arah emas dalam jangka pendek.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze