HomeMarket NewsDolar AS Melesat, Konflik Timur Tengah Bikin Pasar Tegang

Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan di kisaran 101 pada Selasa (21/07) setelah mencatat kenaikan selama tiga sesi berturut-turut. Penguatan ini didorong oleh memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak dunia, sehingga kembali meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi global.

Ketegangan geopolitik terus meningkat setelah serangan AS ke Iran memasuki hari kesepuluh. Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Teheran akan dimintai pertanggungjawaban atas tewasnya tiga personel militer AS. Di sisi lain, kelompok Houthi yang didukung Iran mengumumkan embargo maritim terhadap Arab Saudi, memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi melalui Laut Merah. Meski demikian, muncul harapan deeskalasi setelah Iran mengungkap adanya proposal mediasi dan laporan mengenai peluang gencatan senjata selama 10 hari.

Dari sisi kebijakan moneter, pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve pada September meningkat menjadi sekitar 55%, naik dari 51% sehari sebelumnya. Sementara itu, para pejabat The Fed telah memasuki masa blackout period menjelang rapat FOMC pekan depan, di mana bank sentral diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuan. Kombinasi risiko geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat menjadi faktor utama yang menopang penguatan dolar AS.

Indeks Dolar AS (DXY) pada grafik satu jam masih bergerak dalam tren bullish setelah berhasil membentuk higher high dan bertahan di atas area support penting. Harga saat ini berkonsolidasi di sekitar 100,62 setelah reli tajam, mengindikasikan aksi ambil untung yang masih sehat. Selama DXY mampu bertahan di atas level Fibonacci 61,8% di area 100,47, peluang kenaikan menuju target 100,71 hingga 100,81 tetap terbuka.

Namun, jika tekanan jual meningkat hingga menembus area 100,47, pergerakan berpotensi melemah menuju demand zone di kisaran 100,33 sebagai area validasi tren. Selama support tersebut tidak ditembus, sentimen teknikal masih cenderung positif sehingga setiap koreksi dapat dimanfaatkan sebagai peluang buy on dip dengan tetap memperhatikan manajemen risiko dan konfirmasi pergerakan harga.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze