Harga minyak mentah dunia kembali menguat hingga menembus level US$84 per barel pada perdagangan Senin (20/07). Kenaikan ini melanjutkan tren positif pekan sebelumnya setelah memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran terhadap kelancaran pasokan energi dari kawasan Timur Tengah, salah satu wilayah penghasil minyak terbesar di dunia.
Situasi semakin memburuk setelah Iran menyatakan gencatan senjata dengan Amerika Serikat tidak lagi berlaku dan mengklaim telah mencegat empat kapal yang melintasi Selat Hormuz. Di sisi lain, militer AS mengonfirmasi bertambahnya korban jiwa di tengah serangkaian serangan yang terus berlangsung. Konflik juga meluas dengan menyasar infrastruktur penting seperti jembatan, fasilitas utilitas, pelabuhan, hingga instalasi minyak di Kuwait yang dilaporkan terkena serangan.
Lonjakan ketegangan geopolitik tersebut mendorong harga minyak melonjak hampir 30% dibandingkan posisi terendah pada Juli. Berakhirnya kesepakatan damai sementara, berlanjutnya blokade pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat, serta meningkatnya ancaman terhadap jalur pelayaran di Selat Hormuz memperbesar risiko gangguan distribusi minyak global. Kondisi ini membuat pelaku pasar terus mencermati perkembangan konflik karena berpotensi memengaruhi stabilitas harga energi dalam waktu dekat.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga WTI Oil masih bergerak dalam tren bullish setelah berhasil mempertahankan posisi di atas area support penting. Secara teknikal, momentum kenaikan tetap dominan selama harga bertahan di atas kisaran 81.900. Jika terjadi koreksi sehat ke area tersebut dan muncul kembali tekanan beli, peluang penguatan menuju 84.390 sebagai target terdekat masih terbuka lebar.
Apabila level 84.390 berhasil ditembus, kenaikan berpotensi berlanjut hingga area 86.172 sebagai target berikutnya. Namun, trader tetap perlu mewaspadai skenario pembatalan tren apabila harga turun di bawah 79.260, karena kondisi tersebut dapat memicu tekanan jual yang lebih besar dan mengubah arah pergerakan jangka pendek menjadi bearish.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi