HomeMarket NewsEmas Bertahan Saat Konflik Timur Tengah Memanas

Harga emas bertahan di kisaran US$4.050 per ons pada perdagangan Kamis (16/07) setelah bergerak dalam rentang sempit selama dua sesi berturut-turut. Pelaku pasar memilih bersikap hati-hati sambil mencermati arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) menyusul rilis data inflasi Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan.

Data terbaru menunjukkan indeks harga produsen (PPI) Amerika Serikat secara tak terduga turun pada Juni, menjadi penurunan pertama dalam hampir satu tahun akibat melemahnya biaya energi. Sementara itu, inflasi inti PPI hanya naik 0,2%, lebih rendah dari ekspektasi pasar. Kondisi tersebut melanjutkan tren perlambatan inflasi setelah sebelumnya data inflasi konsumen juga menunjukkan pelemahan, sehingga meredakan kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Di sisi lain, ekspektasi pasar terhadap peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September menurun menjadi sekitar 44% dari sebelumnya 50%. Meski demikian, investor tetap mewaspadai meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Situasi ini berpotensi meningkatkan permintaan aset aman seperti emas apabila ketidakpastian global terus berlanjut.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga emas (XAU/USD) pada grafik satu jam masih berada dalam fase koreksi setelah gagal mempertahankan kenaikan di area resistance. Pergerakan saat ini menguji zona Fibonacci 61,8% di sekitar 4.030, yang berpotensi menjadi area pantulan apabila tekanan jual mulai mereda. Selama harga mampu bertahan di atas 4.009, struktur tren naik jangka pendek masih tetap terjaga sehingga peluang rebound masih terbuka.

Apabila muncul konfirmasi pembalikan arah dari area support, target kenaikan pertama berada di kisaran 4.076, kemudian berlanjut menuju 4.104 sebagai target berikutnya. Sebaliknya, jika harga menembus dan ditutup di bawah 3.984, skenario bullish akan gugur dan membuka peluang pelemahan yang lebih dalam. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan menunggu konfirmasi sinyal sebelum mengambil posisi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze