Harga emas kembali menguat mendekati level $4.600 per ounce pada perdagangan Senin (25/05) setelah sempat tertekan pekan lalu. Kenaikan ini dipicu optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai mampu meredakan ketegangan geopolitik serta menurunkan kekhawatiran inflasi global. Sentimen positif tersebut membuat minat beli emas kembali meningkat di tengah pasar yang mulai stabil.
Laporan terbaru menyebutkan kesepakatan AS-Iran berpotensi membuka kembali Selat Hormuz, menghentikan konflik, hingga membuka peluang negosiasi lanjutan terkait program nuklir Teheran. Meski demikian, Donald Trump menegaskan blokade di Selat Hormuz tetap diberlakukan sampai perjanjian resmi benar-benar tercapai. Sikap ini membuat pelaku pasar tetap berhati-hati karena risiko geopolitik masih membayangi pergerakan aset safe haven.
Di sisi lain, harga emas masih tercatat turun sekitar 13% sejak konflik Timur Tengah dimulai. Kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi akibat harga energi sebelumnya sempat memperkuat ekspektasi kebijakan moneter ketat dari bank sentral. Investor kini juga mencermati arah suku bunga The Fed setelah Gubernur Federal Reserve, Christopher Waller, memberi sinyal bahwa bank sentral AS tidak lagi mempertahankan bias pelonggaran kebijakan moneternya.
OPINI ANALIS TRAZE

Secara teknikal, XAUUSD pada timeframe 1 jam masih bergerak dalam struktur bullish setelah berhasil mempertahankan area demand kuat di kisaran 4.491 – 4.510. Harga saat ini terlihat melakukan pullback sehat menuju area golden ratio Fibonacci di sekitar 4.525 yang menjadi zona krusial untuk menentukan arah berikutnya. Selama support tersebut bertahan, peluang rebound menuju target resistance 4.604 hingga 4.635 masih terbuka lebar.
Momentum kenaikan juga didukung munculnya sinyal Change of Character (CHoCH) yang menandakan pergeseran arah pasar ke fase bullish jangka pendek. Namun, trader tetap perlu mewaspadai potensi tekanan jual apabila harga turun menembus area invalidasi support. Jika skenario itu terjadi, emas berisiko melanjutkan koreksi lebih dalam sebelum kembali menemukan kekuatan beli baru.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.