Indeks dolar AS kembali menguat dan menembus level 99,3 pada perdagangan Kamis (28/05), mendekati posisi tertinggi dalam tujuh pekan terakhir. Penguatan mata uang AS dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik setelah muncul laporan serangan baru Amerika Serikat terhadap fasilitas militer Iran. Situasi tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas global sekaligus meningkatkan permintaan aset berbasis dolar sebagai safe haven.
Hubungan Washington dan Teheran juga masih memanas karena perbedaan pandangan terkait Selat Hormuz serta program nuklir Iran. Kondisi ini membuat pelaku pasar semakin waspada terhadap potensi lonjakan inflasi energi yang dapat memengaruhi arah kebijakan moneter global. Ketidakpastian geopolitik tersebut menjadi salah satu faktor utama yang menopang penguatan dolar dalam beberapa sesi terakhir.
Di sisi lain, Presiden The Fed Minneapolis, Neel Kashkari, menegaskan bahwa pengendalian inflasi tetap menjadi prioritas utama bank sentral AS. Ia menyebut tekanan harga konsumen masih tinggi meskipun pasar tenaga kerja tetap solid. Investor kini menanti rilis indeks PCE, indikator inflasi favorit Federal Reserve, untuk mencari petunjuk baru terkait arah suku bunga. Saat ini, pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed hingga akhir tahun berada di kisaran 50%.
OPINI ANALIS TRAZE
Indeks Dolar AS (DXY) pada grafik 4 jam menunjukkan sinyal bullish setelah berhasil membentuk struktur Change of Character (CHoCH) di area demand kuat sekitar 98.955. Munculnya candle bullish pinbar menjadi indikasi bahwa tekanan beli mulai kembali mendominasi pasar setelah fase konsolidasi cukup panjang. Selama harga mampu bertahan di atas zona support tersebut, peluang penguatan menuju area resistance 99.700 hingga 99.800 masih terbuka lebar.
Secara teknikal, pergerakan DXY saat ini juga didukung pola higher low yang mengisyaratkan momentum naik mulai terbentuk. Area invalidasi berada di level 98.651, sehingga penurunan di bawah zona itu berpotensi membatalkan skenario bullish jangka pendek. Jika buyer tetap menjaga momentum, indeks dolar berpeluang melanjutkan reli dan mencetak level tertinggi baru dalam beberapa pekan terakhir.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.