Harga emas dunia melonjak menembus level USD 4.300 per ons pada perdagangan Senin (15/06), mencatat kenaikan selama tiga sesi berturut-turut. Penguatan logam mulia ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan damai yang akan membuka kembali Selat Hormuz, jalur penting bagi distribusi energi global. Sentimen positif tersebut mendorong optimisme pasar dan meningkatkan minat investor terhadap aset safe haven.
Di sisi lain, harga minyak mentah turun ke level terendah dalam dua bulan terakhir usai pengumuman perjanjian tersebut. Penurunan biaya energi membantu meredakan kekhawatiran inflasi yang sebelumnya memicu spekulasi kenaikan suku bunga. Kesepakatan yang dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada 19 Juni itu disebut mencakup pencabutan blokade, pelonggaran sanksi terhadap Iran, serta penghentian program nuklir Teheran.
Perhatian pelaku pasar kini beralih ke agenda bank sentral utama dunia. Federal Reserve Amerika Serikat akan menggelar rapat kebijakan pertamanya di bawah kepemimpinan Kevin Warsh dan diperkirakan mempertahankan suku bunga. Sementara itu, Reserve Bank of Australia diprediksi tetap menahan kebijakan moneternya, sedangkan Bank of Japan berpotensi menaikkan suku bunga guna memperkuat nilai mata uang yen.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAU/USD pada grafik satu jam menunjukkan momentum bullish yang masih terjaga setelah berhasil menembus area resistance jangka pendek. Pergerakan terbaru membentuk pola kenaikan bertahap dengan dukungan tren naik yang tetap solid. Selama harga bertahan di atas area Golden Ratio sekitar 4.256, peluang melanjutkan penguatan masih terbuka menuju target pertama di kisaran 4.379 dan target berikutnya di area 4.435.
Meski prospek masih positif, pelaku pasar perlu mewaspadai potensi koreksi apabila tekanan jual meningkat. Area 4.177 menjadi level invalidasi penting yang menentukan kelanjutan tren naik saat ini. Jika support tersebut mampu dipertahankan, sentimen bullish berpotensi mendominasi perdagangan emas dalam jangka pendek dengan peluang menguji level tertinggi baru.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.