Harga emas bertahan di sekitar US$4.650 pada awal perdagangan Rabu pagi (26/08) setelah bergerak naik-turun pada sesi sebelumnya. Investor kini menunggu data PCE Amerika Serikat malam ini untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed. Hasil data tersebut berpotensi memengaruhi pergerakan dolar AS sekaligus menentukan arah logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.
Tekanan terhadap dolar mulai meningkat seiring munculnya harapan baru terkait kesepakatan damai antara AS dan Iran. Di saat yang sama, harga minyak yang melemah serta penurunan imbal hasil obligasi AS turut mengurangi daya tarik mata uang Negeri Paman Sam. Kondisi ini menjadi faktor pendukung bagi emas untuk tetap bertahan di level tinggi.
Peluang pengetatan kebijakan The Fed dalam waktu dekat juga semakin mengecil, memberikan ruang bagi harga emas untuk mempertahankan momentum positif. Jika data PCE menunjukkan tekanan inflasi yang mereda, ekspektasi pelonggaran kebijakan dapat kembali menguat dan berpotensi mendorong XAU/USD lebih tinggi.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga XAU/USD pada time frame 30 menit masih bergerak dalam tekanan bearish setelah gagal menembus area resistance 4.657. Level tersebut bertepatan dengan rasio Fibonacci 61,8% sehingga menjadi penghalang penting bagi pembeli. Selama harga bertahan di bawah 4.657, peluang koreksi menuju 4.630 masih terbuka, dengan support berikutnya berada di sekitar 4.618.
Jika tekanan jual semakin kuat, penurunan dapat berlanjut menuju 4.602 sebagai target berikutnya. Sebaliknya, skenario bearish mulai kehilangan validitas apabila harga mampu menembus 4.657 dan terutama 4.674. Breakout di atas area tersebut berpotensi membuka ruang kenaikan menuju 4.702. Untuk saat ini, bias XAU/USD tetap bearish selama resistance kunci belum berhasil direbut kembali.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi