HomeMarket NewsEmas Terpukul, Minyak dan The Fed Jadi Ancaman

Harga emas bertahan di bawah US$4.400 per troy ounce pada Rabu (09/09) setelah mencatat penurunan selama dua sesi berturut-turut. Tekanan datang dari kenaikan harga minyak yang kembali memicu kekhawatiran inflasi sekaligus memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga dapat dinaikkan. Konflik di Timur Tengah turut menjadi perhatian setelah pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran di sekitar Pulau Kharg, salah satu pusat ekspor minyak utama negara tersebut.

Pelaku pasar kini menanti data inflasi Amerika Serikat yang akan dirilis pekan ini untuk mencari petunjuk mengenai langkah kebijakan moneter Federal Reserve berikutnya. Pasar memperkirakan peluang sekitar 60% untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pekan depan. Jika biaya pinjaman meningkat, daya tarik emas berpotensi berkurang karena aset tanpa imbal hasil tersebut harus bersaing dengan instrumen berbasis bunga.

Meski menghadapi tekanan jangka pendek, prospek emas masih mendapat dukungan dari tingginya permintaan investasi dan lindung nilai. Kinerja positif sepanjang Agustus juga ditopang pembelian berkelanjutan dari bank sentral, terutama China. Kombinasi ketidakpastian geopolitik, kebutuhan diversifikasi cadangan, serta potensi perubahan kebijakan moneter AS akan menjadi faktor penting yang menentukan arah harga emas selanjutnya.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga emas XAU/USD pada grafik 1 jam menunjukkan potensi pemulihan setelah rebound dari level terendah lokalnya. Saat ini, pergerakan berada dalam skenario koreksi sehat menuju Area Koreksi di kisaran Fibonacci Retracement 50,0% – 61,8% ($4.363,17 – $4.358,10). Selama harga bertahan di atas batas Invalidasi Support di level $4.341,68, struktur bullish jangka pendek ini tetap valid dan membuka peluang untuk entri buy yang optimal.

Jika koreksi menahan tekanan jual pada area tersebut, proyeksi kenaikan akan menguji target resistensi utama. Target 1 berada pada level Fibonacci Expansion -27,20% ($4.396,35), diikuti oleh Target 2 di level Fibonacci -61,80% ($4.411,23). Penembusan di bawah batas $4.341,68 akan membatalkan skenario penguatan ini dan mengarahkan pergerakan ke support berikutnya di $4.315,11.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze