Harga perak turun mendekati level $75 per ounce pada Jumat (24/04) dan mencatat potensi pelemahan mingguan hampir 7%. Penurunan ini dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran terkait jalur vital Selat Hormuz, yang mendorong lonjakan harga energi global. Situasi tersebut memperburuk kekhawatiran inflasi serta menekan minat investor terhadap logam mulia seperti perak.
Ketegangan semakin memanas setelah Presiden Donald Trump mengeluarkan pernyataan keras mengenai tindakan militer terhadap kapal yang dianggap mengancam keamanan di wilayah tersebut. Selain itu, langkah pasukan AS yang menyita kapal tanker bermuatan minyak Iran di Samudra Hindia turut memperkeruh kondisi. Meski gencatan senjata antara kedua negara diperpanjang tanpa batas waktu, negosiasi damai masih menemui jalan buntu.
Lonjakan harga energi akibat konflik ini meningkatkan ekspektasi pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga oleh bank sentral. Kondisi tersebut cenderung memberikan tekanan tambahan pada aset non-yielding seperti perak, karena investor mulai beralih ke instrumen yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi. Dengan latar belakang ini, pergerakan harga perak diperkirakan tetap volatil dalam jangka pendek, mengikuti dinamika geopolitik dan kebijakan moneter global.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan Silver (XAGUSD) pada timeframe 1 jam menunjukkan tekanan bearish setelah terjadi penolakan kuat di area resistance sekitar 76.5. Harga gagal mempertahankan momentum naik dan kembali masuk ke zona supply, menandakan dominasi seller masih cukup kuat. Struktur pasar saat ini membentuk lower high yang mengindikasikan potensi kelanjutan tren turun, terutama selama harga bertahan di bawah area sell zone sekitar 75.8.
Jika tekanan jual berlanjut, maka target penurunan terdekat berada di kisaran 74.1 sebagai support pertama, dengan peluang lanjutan menuju area 73.5 sebagai target berikutnya. Namun, apabila harga mampu menembus dan bertahan di atas 76.5, skenario bearish akan melemah dan membuka peluang pembalikan arah. Strategi yang dapat dipertimbangkan adalah menunggu konfirmasi di area resistance untuk entry sell dengan manajemen risiko yang disiplin.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.