HomeMarket NewsKetegangan Timur Tengah Panaskan Dolar Jelang NFP

Indeks dolar Amerika Serikat kembali naik menembus level 98 pada perdagangan Jumat (08/05) setelah ketegangan geopolitik di Selat Hormuz memicu peningkatan permintaan aset aman. Situasi memanas usai tiga kapal perusak Angkatan Laut AS dilaporkan menghadang serangan Iran dan melancarkan serangan balasan. Meski demikian, Presiden Donald Trump menegaskan gencatan senjata masih berlaku sambil menunggu respons resmi Tehran terkait proposal pembukaan kembali jalur strategis Hormuz.

Pelaku pasar juga menaruh perhatian besar pada data ketenagakerjaan Amerika Serikat periode April yang segera dirilis. Ekonomi AS diperkirakan hanya menambah sekitar 62 ribu lapangan kerja baru, jauh lebih rendah dibandingkan 178 ribu pada bulan sebelumnya. Sementara itu, tingkat pengangguran diproyeksikan tetap berada di angka 4,3%, mencerminkan pasar tenaga kerja yang mulai melambat di tengah ketidakpastian global.

Walaupun dolar AS menunjukkan penguatan dalam perdagangan terbaru, pergerakannya secara mingguan masih cenderung stabil terhadap mayoritas mata uang utama dunia. Investor kini menunggu arah kebijakan berikutnya dari bank sentral AS serta perkembangan konflik Timur Tengah yang terus memengaruhi sentimen pasar dan volatilitas aset global.

OPINI ANALIS TRAZE

Indeks dolar AS atau DXY masih bergerak dalam tekanan bearish pada grafik 4 jam setelah gagal menembus area resistance 98.50 – 98.55. Harga terlihat tertahan kuat di bawah garis tren menurun, menandakan dominasi seller masih cukup besar. Namun, munculnya pantulan dari zona support 97.30 membuka peluang rebound jangka pendek, terutama jika sentimen pasar menjelang data NFP AS mendorong penguatan dolar.

Secara teknikal, area 98.10 hingga 98.31 menjadi target kenaikan terdekat apabila DXY mampu bertahan di atas level 97.55. Breakout di atas resistance trendline dapat memicu penguatan lanjutan menuju 98.50. Sebaliknya, jika tekanan jual kembali meningkat dan support 97.30 ditembus, indeks berpotensi melanjutkan pelemahan ke area 96.94. Fokus pasar kini tertuju pada data tenaga kerja AS yang diperkirakan menjadi penentu arah pergerakan dolar berikutnya.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze