Harga perak melemah ke sekitar US$53,70 per troy ons setelah sempat dibuka dengan gap bullish. Tekanan muncul ketika permintaan aset safe haven mereda usai Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak akan ada serangan terhadap Iran hari ini. Meski begitu, risiko konflik masih membayangi pasar karena potensi aksi militer lanjutan setelah pemilu Israel dan pemilu sela AS.
Ketegangan di Timur Tengah juga belum sepenuhnya mereda. Kelompok Houthi kembali mengancam Bandara King Khalid di Riyadh setelah sebelumnya mengklaim serangan terhadap fasilitas penerbangan dan minyak Arab Saudi. Situasi tersebut menjaga risiko pasokan energi tetap tinggi dan berpotensi mendorong harga minyak, sehingga kekhawatiran inflasi kembali meningkat.

Di sisi lain, prospek suku bunga tinggi menjadi beban bagi perak karena logam ini tidak memberikan imbal hasil. Pasar kini menanti keputusan Federal Reserve pada 27 – 28 Oktober, yang diperkirakan mempertahankan suku bunga dengan probabilitas 90,6%. Sementara itu, peluang kenaikan suku bunga pada Desember berada di 79,7%, membuat pergerakan perak masih rentan tertekan.
OPINI ANALIS TRAZE

Analisis Teknikal XAGUSD: Potensi Pantulan Perak Menuju Target Resistance
Pergerakan grafik XAGUSD pada timeframe 30 menit menunjukkan adanya potensi pembalikan arah setelah harga sukses keluar dari fase manipulasi pasar dan pola garis tren menurun. Berdasarkan proyeksi chart tersebut, para pelaku pasar dapat memantau area koreksi di sekitar level 53.94 sebagai pijakan masuk posisi beli yang ideal guna mengincar kenaikan lanjutan.
Strategi trading ini didukung oleh penempatan batas risiko atau invalidasi support yang ketat di bawah kisaran 53.45 untuk mengamankan modal dari volatilitas tak terduga. Jika momentum bullish terus berlanjut, aset komoditas logam mulia ini diproyeksikan mampu melaju kencang menembus target pertama pada 55.20 hingga sasaran optimal berikutnya di angka 55.85.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi