Harga minyak mentah WTI kembali menembus US$100 per barel pada Jumat (23/10) dan berada di dekat level tertinggi dalam lima pekan. Kenaikan ini dipicu meningkatnya serangan kelompok Houthi terhadap sejumlah target di Arab Saudi serta kekhawatiran akan kemungkinan serangan baru Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang berpotensi mengganggu pasokan energi global.
Risiko semakin besar karena kawasan Timur Tengah merupakan jalur penting perdagangan minyak dunia. Serangan terhadap pelabuhan Yanbu, ladang minyak, hingga bandara di Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap keamanan produksi dan pengiriman. Ancaman terhadap jalur pelayaran di Selat Hormuz juga menjadi perhatian, meski ekspor minyak dari kawasan Teluk Persia mulai kembali mendekati level sebelum perang.
Tekanan pasokan juga datang dari Eropa setelah Ukraina meningkatkan serangan terhadap kilang minyak Rusia. Kombinasi konflik Timur Tengah dan gangguan fasilitas energi Rusia membuat pasar semakin sensitif terhadap berita geopolitik. Jika ketegangan terus meningkat, harga minyak berpeluang tetap tinggi karena trader mulai memperhitungkan risiko gangguan pasokan yang lebih besar.
OPINI ANALIS TRAZE

Analisis Teknikal US OIL: Peluang Buy On Dip Menguji Level US$101
Grafik harga minyak mentah (USOIL) pada kerangka waktu M30 memperlihatkan struktur bullish setelah terbentuknya sinyal Change of Character (CHoCH) ke arah atas. Pergerakan pasar saat ini diproyeksikan mengalami penurunan terbatas untuk melakukan pullback menuju area Golden Ratio Fibonacci 61.8% di level 98,641. Skenario penguatan ini tetap berlaku valid selama harga tidak menembus batas invalidasi support pada level 97,519.
Jika dorongan beli kembali memicu pantulan dari zona golden ratio tersebut, harga komoditas ini berpotensi melanjutkan tren naiknya secara signifikan. Sasaran kenaikan utama menyasar puncak Weak High di level 100,454 (Target 1). Penembusan yang konsisten di atas resistance awal bakal membuka peluang bagi penguji target berikutnya hingga kisaran 101,253 (Target 2).
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi