HomeMarket NewsSerangan AS ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia

Harga minyak mentah dunia kembali menguat mendekati level US$89 per barel pada perdagangan Rabu (10/06) setelah sempat mengalami tekanan pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Amerika Serikat melancarkan serangan baru terhadap Iran menyusul insiden jatuhnya helikopter militer Amerika, sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap stabilitas gencatan senjata yang masih rapuh.

Pemerintah AS menyatakan bahwa Presiden Donald Trump memerintahkan serangan tersebut sebagai langkah pertahanan diri setelah sebuah helikopter Apache ditembak jatuh. Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan ancaman maupun serangan tanpa respons, meningkatkan risiko eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang menjadi jalur penting pasokan energi global.

Sebelumnya, harga minyak sempat anjlok hingga 5,9% setelah Israel dan Iran menyepakati penghentian sementara permusuhan. Namun, sentimen pasar kembali berbalik positif setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun 9,1 juta barel pekan lalu ke level terendah dalam empat bulan, mencerminkan tingginya permintaan untuk menggantikan pasokan yang terganggu akibat gejolak di Teluk Persia.

OPINI ANALIS TRAZE

Harga minyak mentah (USOIL) pada grafik satu jam menunjukkan sinyal pemulihan setelah berhasil bertahan di area support kuat sekitar 84,86. Pergerakan terbaru membentuk pola rebound yang didukung level Fibonacci Golden Ratio 61,8% di kisaran 86,26, menandakan minat beli mulai kembali mendominasi. Selama harga mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang kenaikan menuju target pertama 88,52 tetap terbuka dengan momentum yang cukup positif.

Dari sisi teknikal, area 89,52 menjadi target lanjutan sekaligus resistance penting yang perlu ditembus untuk mengonfirmasi tren bullish jangka pendek. Sebaliknya, apabila tekanan jual kembali meningkat dan harga turun di bawah 86,26, potensi koreksi menuju support utama 84,86 dapat terjadi. Secara keseluruhan, bias pergerakan masih cenderung menguat selama harga berada di atas area support kunci dan mempertahankan struktur kenaikan yang telah terbentuk.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze