Harga minyak mentah WTI bertahan di atas level $95 per barel pada Kamis (07/05) setelah sebelumnya sempat anjlok lebih dari 13% ke posisi $88,66. Pergerakan tajam ini dipicu harapan pasar terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai di Timur Tengah yang dapat meredakan gangguan pasokan energi global. Investor mulai melihat adanya potensi stabilitas baru setelah Amerika Serikat dikabarkan mengirim memorandum kesepahaman kepada Iran melalui perantara Pakistan.
Dokumen tersebut disebut bertujuan mengakhiri konflik secara resmi sekaligus membuka kembali Selat Hormuz secara bertahap. Jalur ini menjadi salah satu titik terpenting distribusi minyak dunia, sehingga setiap perkembangan diplomatik langsung memengaruhi harga crude oil. Meski begitu, Iran masih meninjau proposal tersebut dan pembicaraan terkait program nuklir dilaporkan baru akan dilakukan pada tahap berikutnya.
Di sisi lain, Presiden Donald Trump menegaskan bahwa kesepakatan belum final dan memperingatkan kemungkinan serangan militer kembali dilakukan apabila Iran menolak proposal yang diajukan. Sementara itu, data terbaru menunjukkan ekspor minyak Amerika Serikat melonjak ke rekor tertinggi pekan lalu karena banyak negara mulai beralih ke pasokan AS akibat kekurangan suplai yang dipicu konflik. Kondisi ini membuat pasar energi global tetap berada dalam tekanan tinggi meskipun sentimen damai mulai muncul.
OPINI ANALIS TRAZE

Harga USOIL pada timeframe 1 jam masih bergerak dalam tekanan bearish meski mulai menunjukkan tanda pemulihan jangka pendek setelah pantulan kuat dari area support 86.90. Struktur market memperlihatkan pola rebound menuju zona Fibonacci 38,2% di sekitar 91.67 yang kini menjadi area penting untuk menentukan arah berikutnya. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan menuju target 96.72 hingga 99.39 masih terbuka lebar.
Namun, tren utama minyak mentah belum sepenuhnya berubah karena garis trendline turun masih membatasi pergerakan bullish. Jika tekanan jual kembali muncul dan harga turun di bawah support 88.55, skenario kenaikan berisiko gagal dan USOIL dapat kembali melemah menuju area low sebelumnya. Pelaku pasar kini fokus pada reaksi harga di area resistance terdekat sebagai penentu apakah momentum recovery mampu berlanjut atau justru kembali tertekan.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.