Harga minyak WTI bergerak turun mendekati level US$95 per barel pada perdagangan Kamis (04/06) setelah sebelumnya mencatat kenaikan selama tiga sesi berturut-turut. Pelaku pasar kini mencermati meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global. Konflik terbaru membuat harapan tercapainya kesepakatan damai semakin tidak pasti.
Situasi di Selat Hormuz, jalur penting yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan LNG dunia, masih menjadi fokus utama investor. Meskipun aktivitas pelayaran mulai menunjukkan peningkatan dalam beberapa pekan terakhir dengan dukungan pengamanan militer AS, volume pengiriman masih berada di bawah kondisi normal sebelum konflik. Kondisi ini membuat pasar tetap mewaspadai potensi gangguan distribusi energi dari kawasan Timur Tengah.
Dari sisi fundamental, data terbaru EIA menunjukkan persediaan minyak mentah AS kembali turun untuk minggu keenam berturut-turut. Penurunan stok yang lebih besar dari perkiraan mencerminkan tingginya permintaan ekspor dan aktivitas kilang, sehingga memberikan dukungan terhadap harga minyak meskipun tekanan jual masih muncul akibat perkembangan geopolitik yang dinamis.
OPINI ANALIS TRAZE
Pergerakan USOIL terlihat berada dalam tekanan setelah gagal mempertahankan penguatan di area resistance 94.50. Pergerakan terbaru menunjukkan penolakan kuat di dekat level Fibonacci 61,8% pada 93.81 yang berperan sebagai golden ratio. Selama harga masih bergerak di bawah zona tersebut, dominasi penjual berpotensi tetap berlangsung dan menjaga bias jangka pendek ke arah bearish.
Secara teknikal, terbentuk pola penurunan yang mengindikasikan peluang lanjutan menuju target pertama di area 92.17. Jika tekanan jual semakin besar dan support tersebut ditembus, harga berpotensi melanjutkan pelemahan ke kisaran 91.53 sebagai target berikutnya. Sementara itu, skenario bearish akan batal apabila USOIL mampu menembus dan bertahan di atas resistance 94.51, yang dapat membuka peluang pembalikan arah menuju level yang lebih tinggi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.