HomeMarket NewsEmas Bertahan Meski Tekanan Suku Bunga Menguat

Harga emas bertahan di kisaran USD4.450 per ons pada perdagangan Kamis (04/06), namun masih mencatat pelemahan hampir 2% sepanjang pekan ini. Tekanan muncul setelah meningkatnya keyakinan bahwa bank sentral global mungkin perlu menaikkan suku bunga untuk meredam lonjakan inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga energi akibat konflik di Timur Tengah.

Situasi geopolitik kembali memanas setelah harapan tercapainya kesepakatan damai memudar. Pertukaran serangan antara Amerika Serikat dan Iran, serta keterlibatan Bahrain dan Kuwait dalam eskalasi terbaru, memperburuk ketidakpastian pasar. Gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz, jalur penting distribusi minyak dunia, turut menjaga harga energi tetap tinggi dan memperkuat kekhawatiran inflasi global.

Dari Amerika Serikat, Presiden Federal Reserve Cleveland, Beth Hammack, menyatakan bahwa The Fed berpotensi menaikkan suku bunga dalam waktu dekat apabila tekanan harga terus meningkat. Fokus investor kini tertuju pada laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang akan dirilis Jumat, karena data ketenagakerjaan tersebut dapat memberikan petunjuk penting mengenai arah kebijakan moneter The Fed dan pergerakan harga emas selanjutnya.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAU/USD pada timeframe 1 jam menunjukkan sinyal pemulihan setelah berhasil menembus garis tren turun yang membatasi pergerakan sejak awal pekan. Breakout ini mengindikasikan berkurangnya tekanan jual dan membuka peluang terjadinya pergerakan naik lanjutan. Saat ini harga bergerak di area retracement Fibonacci 50%, yang menjadi zona penting untuk mengonfirmasi kekuatan pembeli dalam mempertahankan momentum bullish.

Selama harga tetap bertahan di atas area support 4.424, skenario kenaikan masih mendominasi. Target terdekat berada di kisaran 4.489, sementara target berikutnya mengarah ke area 4.506 yang bertepatan dengan level Fibonacci ekstensi. Namun, jika harga kembali turun dan menembus support utama, peluang penguatan dapat batal sehingga membuka ruang koreksi yang lebih dalam. Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan emas mempertahankan area breakout dan menarik minat beli baru.

Level Penting XAU/USD

  • Resistance 1: 4.489
  • Resistance 2: 4.506
  • Support: 4.424
  • Bias: Bullish selama bertahan di atas support utama.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze