HomeMarket NewsEmas Menguat Tipis, Dolar Masih Pegang Kendali

Harga emas masih bergerak terbatas pada perdagangan Asia setelah berhasil bangkit dari level terendah sejak akhir Maret. Pelemahan dolar AS dari posisi tertinggi lebih dari dua bulan memberikan sedikit ruang bagi logam mulia untuk bertahan. Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh meredanya ketegangan antara Iran dan Israel setelah kedua negara menghentikan serangan menyusul dorongan diplomatik dari Presiden AS Donald Trump.

Meski konflik terbuka mereda, ketidakpastian geopolitik belum sepenuhnya hilang. Negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran masih menemui jalan buntu akibat perbedaan pandangan terkait program nuklir, pencabutan sanksi, serta kendali jalur pelayaran di Selat Hormuz. Situasi tersebut menjaga premi risiko tetap tinggi dan memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasar energi global, sehingga membatasi potensi penguatan harga emas dalam jangka pendek.

Di sisi lain, investor menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan Federal Reserve. Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi terus menopang imbal hasil obligasi pemerintah AS dan menjaga daya tarik dolar. Dengan kombinasi faktor tersebut, prospek XAU/USD masih cenderung melemah, sementara setiap kenaikan harga berpeluang dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan aksi jual.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAU/USD pada grafik 3 jam menunjukkan sinyal pemulihan setelah berhasil bertahan di area support 4.312. Level tersebut menjadi titik invalidasi penting yang menjaga peluang kenaikan tetap terbuka. Pergerakan harga juga mampu bertahan di atas area Golden Ratio 61,8% pada kisaran 4.327, mengindikasikan bahwa tekanan beli masih mendominasi dalam jangka pendek. Selama harga bertahan di atas zona tersebut, momentum bullish berpotensi berlanjut menuju resistance pertama di area 4.362.

Dari sisi teknikal, target kenaikan berikutnya berada pada kisaran 4.375 yang menjadi area resistance utama sekaligus sasaran lanjutan jika momentum positif terus berlanjut. Namun, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi koreksi apabila harga kembali turun di bawah 4.327 karena hal tersebut dapat membuka ruang pelemahan menuju support 4.313. Secara keseluruhan, struktur pergerakan saat ini masih mendukung skenario bullish dengan peluang penguatan lebih lanjut selama area support utama tetap terjaga.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi.

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs www.traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze