Harga minyak mentah kembali naik menembus US$90 per barel pada Rabu (07/10), setelah sebelumnya berada di level terendah dalam lima minggu. Penguatan ini dipicu meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan jalur energi di Timur Tengah, terutama setelah Iran dilaporkan meningkatkan serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz.
Ketegangan juga datang dari kawasan lain setelah koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan berhasil mencegat rudal balistik yang diluncurkan Houthi menuju Khamis Mushait. Meski situasi geopolitik memanas, harga minyak masih mencatat penurunan sepanjang pekan karena distribusi dari Teluk Persia mulai menunjukkan tanda pemulihan. Kapal tanker tetap melintasi Selat Hormuz, sementara jalur pipa East-West Arab Saudi telah mengembalikan kapasitas pemompaan minyak hingga 5,8 juta barel per hari.
Dari Amerika Serikat, persediaan minyak mentah dilaporkan turun sekitar 2,1 juta barel pada pekan lalu berdasarkan data industri. Pasar kini menunggu laporan resmi pemerintah AS yang akan dirilis hari ini untuk melihat kondisi stok energi secara lebih jelas. Jika penurunan persediaan berlanjut, tekanan beli berpotensi tetap menjaga harga minyak di atas level US$90 per barel.
OPINI ANALIS TRAZE

Analisis Teknikal WTI Oil Spot (USOILSPOT): Peluang Bullish Continuation dari Area Golden Ratio
Pergerakan harga WTI Oil Spot (USOILSPOT) pada kerangka waktu 30 menit menunjukkan sinyal pemulihan bullish yang cukup kuat setelah berhasil memicu perpindahan karakter tren (CHoCH). Investor saat ini tengah menantikan penurunan harga korektif menuju area golden ratio Fibonacci 61.8% di sekitar level 87.632. Zona ini berpotensi menjadi titik pantul ideal untuk mengonfirmasi kelanjutan dorongan beli sebelum harga kembali melaju naik.
Strategi pembelian diproyeksikan mengincar sasaran utama pada Target 1 di level 89.755 dan Target 2 pada kisaran 90.689. Namun, pelaku pasar wajib memperhatikan batas invalidasi support di level 87.054 (Fibonacci 78.60%). Jika level pertahanan tersebut tertembus ke bawah, skenario bullish ini dinyatakan batal dan risiko penurunan lebih lanjut dapat terjadi.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi