HomeMarket NewsPerak Tembus US$61, Pasar Menanti Data Inflasi AS

Harga perak naik menembus US$61 per ons pada Senin (12/10), melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya. Penurunan harga minyak mentah meredakan kekhawatiran inflasi setelah muncul harapan bahwa pasokan solar dari Rusia dapat membantu mengatasi kekurangan bahan bakar global. Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pemerintahannya telah mencapai kesepakatan terkait pasokan solar Rusia dalam jumlah besar, yang mengindikasikan pelonggaran sebagian larangan ekspor Moskow.

Namun, ketegangan geopolitik masih membayangi pasar setelah bandara utama Arab Saudi kembali menjadi sasaran serangan kelompok Houthi yang didukung Iran pada Minggu. Serangan tersebut terjadi sehari setelah insiden sebelumnya menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang. Trump juga mempertimbangkan kemungkinan aksi balasan bersama Arab Saudi terhadap kelompok Houthi di Yaman. Situasi ini berpotensi meningkatkan ketidakpastian pasar dan memengaruhi pergerakan harga komoditas, termasuk perak.

Selanjutnya, perhatian investor tertuju pada rilis data inflasi Amerika Serikat pekan ini yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Inflasi yang lebih rendah berpotensi mendukung harga perak melalui perubahan ekspektasi suku bunga dan pergerakan dolar AS. Sebaliknya, tekanan inflasi yang masih tinggi dapat memperkuat dolar serta membatasi kenaikan logam mulia. Pelaku pasar perlu mencermati perkembangan tersebut karena volatilitas harga perak berpotensi meningkat menjelang rilis data ekonomi penting.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan komoditas XAGUSD pada timeframe 15 menit kini menampilkan momentum bullish yang sangat potensial. Berdasarkan pemetaan grafik terkini, instrumen logam mulia ini tengah mengalami koreksi sehat menuju zona Golden Ratio Fibonacci di level 60,93 yang kerap dijadikan titik pijak ideal bagi para pelaku pasar.

Rencana transaksi beli sangat layak dieksekusi apabila area pantulan tersebut teruji kokoh, dengan sasaran keuntungan bertumbuh menuju titik 61,44 hingga batas maksimal di level 61,67. Sebagai langkah mitigasi risiko, penempatan Invalidasi Support di bawah angka 60,61 mutlak diperlukan demi menjaga keamanan modal dari dinamika pasar yang fluktuatif.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze