HomeMarket NewsMinyak Dunia Merosot, Pasokan Rusia Redakan Kekhawatiran

Harga minyak mentah dunia turun mendekati US$90 per barel pada Senin (12/10), mengakhiri reli selama dua sesi berturut-turut. Pelemahan ini dipicu oleh harapan meningkatnya pasokan diesel dari Rusia yang berpotensi mengurangi kelangkaan bahan bakar global. Presiden Donald Trump menyatakan bahwa pemerintahannya telah mencapai kesepakatan dengan Rusia untuk memasok ratusan ribu ton diesel, yang mengindikasikan pelonggaran sebagian larangan ekspor bahan bakar dari Moskow.

Meski demikian, risiko geopolitik masih membayangi pergerakan harga minyak. Bandara utama Arab Saudi kembali menjadi sasaran serangan kelompok Houthi yang didukung Iran, sehari setelah serangan sebelumnya menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya. Insiden tersebut meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah, terlebih setelah Trump mempertimbangkan kemungkinan bergabung dengan Arab Saudi untuk melakukan aksi balasan terhadap kelompok Houthi di Yaman.

Di tengah ketegangan tersebut, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dilaporkan telah menghubungi mitranya di Arab Saudi untuk membahas eskalasi konflik dan upaya meredakannya. Bagi pasar energi, perkembangan diplomatik ini menjadi salah satu faktor penting yang perlu dicermati karena dapat memengaruhi risiko gangguan pasokan minyak. Pelaku trading sebaiknya memantau perkembangan geopolitik dan dinamika pasokan global, serta menerapkan manajemen risiko secara disiplin di tengah volatilitas harga minyak mentah.

OPINI ANALIS TRAZE

Analisis teknikal pasar minyak mentah pada kerangka waktu 1 jam menunjukkan potensi penolakan harga setelah menyentuh area resisten Supply Zone di kisaran 91.914. Pergerakan harga diproyeksikan mengalami koreksi naik terbatas menuju level Golden Ratio Fibonacci 61,8% pada angka 90,800 sebelum melanjutkan tren penurunan yang lebih dalam.

Skenario bearish ini menargetkan area penurunan utama di level 89,000 (Target 1) hingga berlanjut menuju zona penampungan pembeli (Demand Zone) pada level 88,209 (Target 2). Para pelaku pasar dapat memanfaatkan momentum retest di kisaran 90,800 sebagai titik entry jual yang optimal dengan membatasi risiko di atas level tertinggi sebelumnya.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze