Harga emas dunia bergerak terbatas di bawah US$4.200 per troy ounce pada perdagangan Selasa (13/10), meskipun dolar AS mulai melemah akibat aksi ambil untung setelah menyentuh level tertinggi sejak April 2025. Pelemahan Greenback memberikan dukungan bagi logam mulia, tetapi peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membuat penguatan emas belum berlanjut secara signifikan.
Risalah rapat The Fed dan pernyataan hawkish Presiden The Fed Cleveland, Beth Hammack, memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga AS berpotensi kembali naik sebelum akhir 2026. Inflasi yang masih berada di atas target 2%, ditambah kenaikan harga energi, mendorong prospek kebijakan moneter ketat dan menjaga imbal hasil obligasi AS tetap tinggi. Di sisi lain, eskalasi konflik yang melibatkan Iran dan kelompok Houthi meningkatkan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, sehingga membatasi ruang penguatan emas.
Pelaku pasar kini menantikan data inflasi konsumen (CPI) AS pada Rabu dan inflasi produsen (PPI) pada Kamis untuk memperoleh petunjuk mengenai arah kebijakan The Fed. Jika inflasi kembali meningkat, ekspektasi kenaikan suku bunga dapat menguat dan menekan harga emas lebih lanjut. Sebaliknya, data yang lebih rendah dari perkiraan berpotensi melemahkan dolar AS dan membuka peluang pemulihan emas. Untuk sementara, harga emas diperkirakan masih bergerak dalam rentang terbatas sambil menunggu katalis baru.
OPINI ANALIS TRAZE

Analisis Teknikal XAUUSD 1H: Peluang Buy On Dip Emas Menuju Target 4,214
Pergerakan grafik XAUUSD pada timeframe 1 jam menunjukkan potensi koreksi sehat menuju area Golden Ratio Fibonacci di kisaran 4,169.77 sebelum melanjutkan tren naik utamanya. Berdasarkan struktur pasar yang membentuk Break of Structure (BOS) dan Change of Character (CHoCH), momentum beli masih mendominasi pergerakan harga emas spot ini.
Trader dapat memanfaatkan area retracement tersebut untuk mencari peluang posisi buy dengan target kenaikan berturut-turut menuju 4,200.80 pada Target 1 dan 4,214.55 di Target 2. Selalu pasang batas risiko atau stop loss di bawah level invalidasi support 4,150.27 guna mengantisipasi volatilitas pasar yang tak terduga.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi