HomeMarket NewsPerak Rebound, Imbal Hasil Bisa Jadi Batu Sandungan

Harga perak mulai menguat setelah dua sesi berturut-turut melemah, bergerak di sekitar US$63,90 per troy ons pada perdagangan Asia, Jumat (25/09). Pemulihan ini mendapat dukungan dari meredanya kekhawatiran inflasi setelah harga minyak mentah terkoreksi. Pelemahan energi terjadi di tengah kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran mempertimbangkan kesepakatan bertahap yang dapat membuka kembali Selat Hormuz dan memperlancar pasokan minyak global.

Namun, ruang kenaikan perak masih terbatas oleh penguatan Dolar AS serta lonjakan imbal hasil Treasury. Pasar kini semakin memperhitungkan kemungkinan Federal Reserve mempertahankan kebijakan moneter ketat untuk mengendalikan tekanan harga. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga acuan pada Oktober meningkat menjadi sekitar 70,9%, dari 55,4% sepekan sebelumnya dan 11% sebulan lalu.

Kenaikan imbal hasil obligasi AS turut menjadi beban bagi logam mulia yang tidak memberikan bunga. Imbal hasil Treasury 30 tahun sempat mencapai 5,501%, tertinggi sejak Juni 2004, sedangkan tenor 10 tahun menyentuh 5,223%, level yang belum terlihat sejak Juni 2007. Kondisi tersebut meningkatkan biaya peluang memegang perak, sehingga pergerakan harga perak berpotensi tetap menghadapi tekanan meski mulai menunjukkan tanda pemulihan.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga XAG/USD pada kerangka waktu M15 menunjukkan indikasi pembalikan arah positif setelah membentuk struktur Change of Character (CHoCH). Fase konsolidasi ini membuka potensi koreksi terbatas menuju Area Koreksi di kisaran 63,6934. Penurunan harga ke zona tersebut menjadi pijakan ideal bagi para pembeli untuk mengumpulkan momentum sebelum melanjutkan tren kenaikan.

Apabila pantulan harga dari zona koreksi terkonfirmasi, laju kenaikan diproyeksikan menguji Area Target utama pada rentang 64,1544 hingga 64,3277. Namun, skenario bullish ini akan batal jika harga merosot menembus Invalidasi Support di level 63,4869. Penerapan manajemen risiko yang ketat tetap disarankan guna mengantisipasi volatilitas pasar serta pergerakan imbal hasil obligasi.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze