Harga perak bergerak di bawah US$66 per ons pada Selasa (22/09), masih menghadapi tekanan setelah sejumlah pejabat Federal Reserve menyampaikan pandangan hawkish. Pernyataan tersebut memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga Amerika Serikat berpotensi kembali naik untuk menjaga inflasi tetap terkendali.
Presiden The Fed Chicago Austan Goolsbee menilai bank sentral perlu memperhitungkan tekanan pasokan yang masih bertahan, sementara Presiden The Fed St. Louis Alberto Musalem menyebut kenaikan suku bunga tambahan mungkin diperlukan. Pelaku pasar kini menunggu pernyataan dari John Williams dan Tom Barkin yang berpotensi memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan moneter AS.
Di sisi lain, penurunan harga minyak memberikan sedikit dukungan bagi perak karena dapat meredakan kekhawatiran inflasi. Upaya diplomasi untuk mengakhiri konflik Timur Tengah serta kelancaran arus energi dari kawasan tersebut turut menjadi perhatian. Pasar juga menantikan pidato Presiden Donald Trump di Majelis Umum PBB dan kemungkinan pertemuannya dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAG/USD pada grafik timeframe 1 jam mengindikasikan transisi menuju tren korektif setelah membentuk pola Change of Character (CHoCH). Momentum penguatan terpantau tertahan di bawah zona resistansi, membuka skenario koreksi teknikal. Para trader dapat mengantisipasi kenaikan sementara menuju Area Supply pada level 66.504 untuk mencari pemicu posisi jual. Selama pergerakan tidak berhasil menembus Invalidasi Resistance di 67.056, struktur koreksi bearish tetap dominan.
Apabila penawaran di zona tersebut mampu menekan harga kembali turun, target koreksi awal mengarah ke kisaran 65.341. Tekanan jual yang berlanjut berpotensi menguji sasaran berikutnya pada level 64.925 yang berdekatan dengan area support penting. Demi menjaga batas toleransi risiko trading, penempatan Stop Loss ideal dipasang tepat di atas zona invalidasi 67.056 guna meminimalisir potensi kerugian jika terjadi penembusan melampaui resistansi puncak.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi