Harga emas bergerak melemah tipis pada sesi Asia Jumat (02/10), masih bertahan dalam kisaran perdagangan beberapa hari terakhir. Pelaku pasar cenderung menahan posisi menjelang rilis Nonfarm Payrolls (NFP) AS malam ini, yang dinilai dapat memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan Federal Reserve (The Fed).
Perhatian utama tertuju pada data ketenagakerjaan AS karena hasilnya berpotensi memengaruhi pergerakan Dolar AS dan emas. Jika pasar melihat tekanan inflasi dan kondisi tenaga kerja masih kuat, ekspektasi terhadap kebijakan moneter The Fed dapat berubah dan menjaga permintaan terhadap USD.
Di sisi lain, kekhawatiran inflasi akibat kenaikan harga minyak turut membatasi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Imbal hasil obligasi AS memang mengalami penurunan, tetapi Dolar AS masih bertahan dekat level tertinggi dalam satu setengah tahun di tengah kebuntuan AS–Iran, sehingga menjadi tekanan tambahan bagi emas.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan XAUUSD pada grafik 30 menit saat ini berada dalam pola symmetrical triangle yang mengindikasikan fase konsolidasi sebelum melanjutkan tren penurunan. Para pelaku pasar dapat mencermati peluang penjualan (sell) saat grafik melakukan retest ke Area Koreksi di kisaran 4,175.498. Skenario bearish ini tetap valid selama lonjakan harga tidak menembus batas Invalidasi Resistance yang berada di level 4,193.110.
Jika tekanan jual berhasil mendominasi dari area penolakan tersebut, pergerakan diperkirakan akan merosot tajam menuju target batas bawah. Sasaran penurunan pertama (Target 1) berada pada level 4,122.351, dan apabila momentum pelemahan berlanjut, penurunan berpotensi mengejar Target 2 di kisaran 4,113.120 dekat Weak Low. Strategi ini menawarkan potensi risk-to-reward yang optimal untuk memanfaatkan momentum pasar.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi