HomeMarket NewsMinyak Mentah Tertekan, Konflik Geopolitik Ancam Guncang Pasar

Harga minyak mentah WTI turun di bawah US$93 per barel pada Selasa (13/10), mengakhiri tren penguatan selama tiga sesi berturut-turut. Pelemahan ini terjadi ketika pelaku pasar menimbang potensi tambahan pasokan bahan bakar dari Rusia di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang masih membayangi prospek energi global.

Rusia melonggarkan sebagian pembatasan ekspor diesel pada 10 Oktober setelah mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat. Kebijakan tersebut berpotensi meredakan kekhawatiran terhadap keterbatasan pasokan bahan bakar. Namun, kesepakatan Presiden Donald Trump dengan Presiden Vladimir Putin menuai kritik dari anggota parlemen AS karena dinilai bertentangan dengan larangan impor energi Rusia selama konflik Ukraina masih berlangsung. Presiden Volodymyr Zelenskyy juga menegaskan bahwa Ukraina akan melanjutkan serangan terhadap Rusia setelah Moskow kembali menargetkan infrastruktur energi, sehingga menimbulkan keraguan terhadap keberlanjutan gencatan senjata energi.

Di sisi lain, tekanan terhadap pemerintahan Trump meningkat untuk mendukung Arab Saudi menghadapi kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman, menyusul serangan rudal dan drone terhadap bandara utama Riyadh. Situasi ini membuat prospek harga minyak tetap rentan terhadap perubahan sentimen pasar. Pelaku trading perlu mencermati perkembangan konflik, pasokan energi Rusia, serta pergerakan harga minyak sebelum mengambil keputusan, dengan tetap menerapkan manajemen risiko dan memperhitungkan potensi volatilitas pasar.

OPINI ANALIS TRAZE

Analisis Teknikal USOIL H1: Peluang Sell on Rally Minyak Mentah Menuju Target 89.391

Grafik harga minyak mentah WTI (USOILSPOT) pada timeframe 1 jam berpotensi mengalami kenaikan sementara menuju Area Koreksi di kisaran 92.531. Setelah mencapai puncak lokalnya, pergerakan instrumen ini cenderung menunjukkan penurunan tajam akibat tertahan oleh titik puncak yang teridentifikasi sebagai Weak High.

Trader dapat memanfaatkan momentum pullback tersebut untuk mengambil posisi sell dengan target penurunan pertama di level 90.163 dan target berikutnya pada 89.391. Untuk menjaga manajemen risiko, letakkan batas batas stop loss di atas area Invalidasi Resistance pada level 93.537 guna mengantisipasi perubahan tren yang tidak terduga.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze