HomeMarket NewsEmas Mulai Pulih, Namun The Fed Siap Menahan Kenaikan

Harga emas kembali menguat mendekati US$4.160 pada awal perdagangan sesi Asia Senin (05/10), setelah data Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang lebih lemah dari perkiraan menekan Dolar AS. NFP September hanya bertambah 29 ribu, jauh di bawah ekspektasi 90 ribu, sementara data Agustus direvisi menjadi 133 ribu dari 162 ribu. Kondisi ini mendorong pasar mengurangi taruhan terhadap kenaikan suku bunga The Fed bulan ini.

Peluang kenaikan suku bunga AS kini turun menjadi sekitar 22,1%, dibandingkan 70% pada awal pekan berdasarkan CME FedWatch Tool. Ekspektasi kebijakan yang lebih longgar memberikan ruang bagi logam mulia untuk rebound karena biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil menjadi lebih rendah. Namun, kenaikan harga minyak akibat konflik AS–Iran berpotensi menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi, terutama karena Selat Hormuz masih menjadi titik penting dalam negosiasi kedua negara.

Di sisi lain, nada hawkish pejabat The Fed, Logan, menjadi risiko bagi pemulihan harga emas. Seruannya terhadap tambahan kenaikan suku bunga hingga inflasi kembali menuju target 2% memperkuat prospek kebijakan ketat dan berpotensi menopang Dolar AS. Dengan demikian, pergerakan emas selanjutnya akan sangat bergantung pada keseimbangan antara data ekonomi yang melemah, ekspektasi suku bunga, serta perkembangan konflik Timur Tengah.

OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga XAUUSD grafik 30 menit menunjukkan sinyal pembalikan arah naik setelah berhasil bertahan di atas batas bawah krusial. Pergerakan komoditas ini berpotensi menguji area Golden Ratio Fibonacci di kisaran level 4.139.939 sebagai pijakan utama untuk memicu dorongan bullish. Penjagaan risiko ditetapkan secara disiplin pada titik 4.125.425 (Invalidasi Support) guna membatasi potensi kerugian jika tekanan jual mendadak mendominasi pasar.

Apabila pemicu penguatan berhasil dipertahankan pada area koreksi tersebut, target kenaikan awal diperkirakan bakal menguji resistansi di level 4.173.752. Penembusan yang solid di atas zona sasaran pertama ini akan membuka peluang pembeli membawa harga meloncat lebih tinggi menuju sasaran sekunder di level 4.186.898. Setup transaksi ini menawarkan rasio imbal hasil terhadap risiko yang proporsional bagi para pelaku pasar.

DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi

Peringatan Risiko: Trading forex memiliki risiko tinggi dan tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di pasar valuta asing, Anda harus mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko Anda. Ada kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian atau seluruh modal awal Anda, sehingga Anda tidak boleh menginvestasikan uang yang tidak siap untuk Anda rugikan. Pastikan Anda sepenuhnya memahami semua risiko yang terlibat dalam trading forex dan, jika diperlukan, carilah saran dari penasihat keuangan independen. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua keputusan investasi merupakan tanggung jawab pribadi, dan tidak ada jaminan dari pihak mana pun bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari trading forex.

Disclaimer: Trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Anda dapat mengalami kerugian yang signifikan dalam waktu singkat. Jumlah uang yang Anda rugikan bisa lebih besar dari dana awal (Initial Margin) yang Anda setorkan ke Pialang Berjangka. Anda bisa kehilangan seluruh Margin Anda serta Margin tambahan yang ditempatkan di Pialang Berjangka untuk mempertahankan posisi Kontrak Derivatif Anda dalam Sistem Trading Alternatif. Hal ini karena Trading Berjangka sangat dipengaruhi oleh leverage, di mana investasi yang relatif kecil dapat digunakan untuk membuka posisi dengan nilai aset yang jauh lebih tinggi. Jika Anda tidak siap menghadapi risiko tersebut, sebaiknya Anda tidak melakukan trading Kontrak Derivatif dalam Sistem Trading Alternatif.

PT Traze Andalan Futures adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan Nomor Izin Usaha: 661/BAPPEBTI/SI/IV/2005 dan nomor izin SPA: 1294/BAPPEBTI/SP/7/2007, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Nomor Persetujuan Prinsip: S-161/PM.02/2025, Bank Indonesia (BI) dengan Nomor Terdaftar: 27/289/DPPK/Srt/B

PT Traze Andalan Futures merupakan Anggota Bursa Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor: SPAB-084/BBJ/09/04, anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Nomor: 09/AK-KBI/PN-PA/VII/2022, Anggota Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nomor 049/SK/ICDX/DIR/III/2025, anggota Indonesia Clearing House (ICH) Nomor 051/SK/ICH/DIR/III/2025, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Nomor 0055/ASPEBTINDO/ANG-B/7/2015.

Seluruh layanan dan produk yang dapat diakses melalui situs traze.co.id disediakan oleh PT Traze Andalan Futures dengan alamat terdaftar perusahaan berlokasi di Sinarmas Land Plaza Sudirman (dh. Sinarmas MSIG Tower), Lantai 35, Jl. Jenderal Sudirman KAV 21, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, 12920 – Indonesia.

Harap diperhatikan bahwa PT Traze Andalan Futures tidak menyediakan layanan bagi penduduk di yurisdiksi tertentu, termasuk tetapi tidak terbatas pada Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Mesir, Iran, Korea Utara (Democratic People’s Republic of Korea), dan Uni Eropa.

Nomor Sertifikat ISO/IEC 27001: 2026-4-0316

Official Website: www.traze.co.id | © 2026 Traze