Harga Perak kembali menguat ke sekitar US$61 per troy ons pada sesi Asia Senin (05/10) setelah melemah pada perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan, sehingga mengurangi peluang kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve (The Fed). Kondisi tersebut menjadi katalis positif bagi perak yang tidak memberikan imbal hasil.
Ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed ikut berubah setelah laporan tenaga kerja dirilis. Peluang bank sentral AS mempertahankan suku bunga pada pertemuan Oktober kini mencapai sekitar 77,9%, naik dari 74% sebelumnya. Nonfarm Payrolls September hanya bertambah 29.000 pekerjaan, jauh di bawah proyeksi 90.000 dan turun dari Agustus yang direvisi menjadi 133.000. Tingkat pengangguran juga meningkat menjadi 4,2%, menandakan pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum.
Di sisi lain, permintaan aset safe haven masih menjadi penopang harga perak di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah. Konflik di Yaman kembali memanas setelah pasukan yang didukung Arab Saudi melancarkan operasi besar terhadap kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran. Penguasaan Houthi atas Bab el-Mandeb, jalur strategis antara Laut Merah dan Teluk Aden, turut meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas perdagangan dan pasokan energi regional.
OPINI ANALIS TRAZE

Pergerakan harga perak dunia (XAGUSD) grafik 1 jam berpotensi melanjutkan tren penguatan setelah berhasil memantul dari dasar harga lokal. Pergerakan komoditas ini diproyeksikan bakal mengalami penurunan terbatas menuju area Golden Ratio Fibonacci di level 60.4294 sebagai pijakan ideal sebelum kembali meloncat naik. Batas toleransi risiko ditetapkan ketat pada angka 59.6484 (Invalidasi Support) guna mengantisipasi pelemahan harga lebih lanjut jika tekanan jual meningkat.
Jika area pantulan tersebut mampu menahan koreksi, dorongan pembeli diperkirakan membawa grafik menguji zona sasaran pertama pada level 62.2490. Penembusan yang solid di atas area resistance tersebut bakal membuka peluang menguji target sekunder di kisaran 62.9565. Skenario transaksi ini menyajikan rasio imbal hasil dibanding risiko yang sangat menguntungkan bagi para pelaku pasar.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi