Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah setelah mencatat kenaikan selama dua hari berturut-turut, dengan perdagangan berada di sekitar US$90 per barel pada sesi Asia hari Kamis (15/10). Koreksi ini menunjukkan adanya tekanan jual di pasar energi, meskipun risiko geopolitik masih menjadi faktor penting yang memengaruhi pergerakan harga minyak dunia.
Peluang kenaikan kembali terbuka setelah serangan mematikan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Insiden tersebut mendorong Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan kemungkinan bergabung dengan Arab Saudi untuk melakukan pembalasan terhadap kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran. Perkembangan ini memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi meluasnya konflik regional.
Ke depan, harga minyak WTI berpotensi bergerak fluktuatif seiring perkembangan situasi geopolitik dan respons Amerika Serikat serta Arab Saudi. Eskalasi konflik yang mengancam jalur distribusi energi dapat mendorong harga naik, sedangkan meredanya ketegangan berpotensi membatasi penguatan. Pelaku pasar perlu mencermati berita terbaru dan dinamika pasokan global untuk mengantisipasi arah pergerakan minyak selanjutnya.
OPINI ANALIS TRAZE

Analisis Teknikal US OIL: Peluang Short Anggun dari Golden Ratio Fibonacci
Grafik minyak mentah WTI (US OIL Spot) timeframe 1 jam mengindikasikan pergantian arah tren menjadi bearish setelah terbentuknya sinyal Change of Character (CHoCH). Peluang sell potensial hadir ketika harga mengalami koreksi naik menuju zona Golden Ratio Fibonacci 61.8% di level 93.982. Untuk mengamankan posisi dari lonjakan balik pasar, pembatasan risiko berupa batas invalidasi resistance ditempatkan tepat di atas puncaknya, yakni pada kisaran 94.932.
Penurunan ini diperkirakan bergerak menuju sasaran keuntungan pertama pada level 92.445 yang bertepatan dengan titik terendah sebelumnya. Jika tekanan jual berlanjut dengan kuat, pergerakan harga berpotensi meluncur lebih dalam hingga menyentuh target kedua pada area ekstensi Fibonacci -27.20% di level 91.768. Penataan rasio risiko yang disiplin ini menawarkan strategi eksekusi yang ideal bagi para trader harian.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi