Harga perak menguat setelah tiga hari berturut-turut melemah, bergerak di sekitar US$60,10 per troy ons pada sesi Asia Jumat (09/10). Logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil ini mendapat dorongan dari penurunan harga minyak, yang membantu meredakan kekhawatiran inflasi sekaligus mengurangi tekanan terhadap ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
Harga minyak turun setelah Presiden AS Donald Trump menyebut Washington terlibat dalam perundingan produktif dengan Iran dan tidak akan menyerang negara tersebut sebelum pemilu paruh waktu. Perkembangan ini meredakan sebagian risiko geopolitik dan inflasi energi. Di sisi lain, pasar kini melihat peluang kenaikan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan The Fed bulan ini hanya sekitar 17,7%, turun dari 38% sepekan sebelumnya, berdasarkan CME FedWatch Tool.

Meski demikian, sejumlah pejabat The Fed masih mempertahankan nada hawkish. Musalem dan Waller menilai tekanan inflasi masih perlu diperhatikan dan membuka ruang bagi pengetatan tambahan, didukung ekonomi serta pasar tenaga kerja yang relatif kuat. Sikap tersebut berpotensi menopang Dolar AS dan imbal hasil obligasi, sehingga dapat membatasi ruang kenaikan perak. Dengan demikian, arah perak berikutnya akan sangat bergantung pada keseimbangan antara meredanya tekanan inflasi, ekspektasi kebijakan The Fed, dan kekuatan Dolar.
OPINI ANALIS TRAZE

Analisis Teknikal Perak (XAGUSD): Potensi Buy on Retracement Menuju Target 61.34
Pergerakan XAGUSD pada kerangka waktu 1 jam menunjukkan konfirmasi struktur pembalikan arah (Change of Character / CHoCH) menuju tren bullish. Peluang masuk posisi beli (buy) yang ideal menanti koreksi harga menuju zona entry Fibonacci 50.0% di level 59.3771. Jika pantulan harga terkonfirmasi pada zona tersebut, penguatan diproyeksikan berlanjut menguji Target 1 di kisaran 60.7338 dan sasaran berikutnya pada Target 2 di kisaran 61.3418.
Untuk membatasi potensi risiko perdagangan, penempatan batas rugi (stop loss) dipasang tepat di bawah level Invalidasi Support pada harga 58.4984. Apabila grafik menembus ke bawah batas invalidasi tersebut, maka skenario kenaikan dinyatakan gugur dan bias pasar berpotensi kembali dikuasai oleh tekanan jual.
DISCLAIMER
PT Traze Andalan Futures teregulasi oleh BAPPEBTI.
Materi ini untuk referensi saja dan bukan untuk rekomendasi melakukan transaksi. Seluruh transaksi yang
diambil sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab nasabah. Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi
(PBK) memiliki peluang keuntungan dan risiko kerugian yang tinggi